<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>A Musical Promenade</title>
	<atom:link href="http://mikebm.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mikebm.wordpress.com</link>
	<description>walking down the path of love &#38; life</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Jan 2012 11:15:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mikebm.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>A Musical Promenade</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mikebm.wordpress.com/osd.xml" title="A Musical Promenade" />
	<atom:link rel='hub' href='http://mikebm.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Dari Showmanship Menuju Ekspresivitas</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2012/01/29/dari-showmanship-menuju-ekspresivitas/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2012/01/29/dari-showmanship-menuju-ekspresivitas/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jan 2012 11:15:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Concert reviews]]></category>
		<category><![CDATA[levi gunardi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://mikebm.wordpress.com/?p=3036</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin inilah yang bisa disebut resital, sebuah pergelaran yang dicurahkan dari dalam hati untuk mempersembahkan musik yang dekat dengan diri &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2012/01/29/dari-showmanship-menuju-ekspresivitas/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=3036&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2012/01/20120129-165303.jpg"><img src="http://mikebm.files.wordpress.com/2012/01/20120129-165303.jpg?w=529" alt="20120129-165303.jpg" class="alignnone size-full" /></a></p>
<p>Mungkin inilah yang bisa disebut resital, sebuah pergelaran yang dicurahkan dari dalam hati untuk mempersembahkan musik yang dekat dengan diri kita kepada para sahabat. Itulah yang nuansa yang muncul melalui resital di Yamaha Concert Hall Sabtu kemarin yang dipersembahkan oleh Levi Gunardi.</p>
<p>Di atas panggung juga ia menyatakan kedekatannya dengan karya-karya yang sebenarnya sudah cukup lama ia mainkan, beberapa sudah ia mainkan sejak kuliah dahulu. Kedekatannya itu terbukti melalui ekspresivitas yang dimainkan oleh pianis lulusan Manhattan School of Music ini, semua terbingkai dalam romantisme yang begitu kental. Levi bisa saja mengaku bahwa karya ini adalah karya yang telah lama ia mainkan dan pelajari, namun pertunjukan malam itu membuktikan bahwa Levi yang sekarang tidaklah sama dengan Levi 5 tahun yang lalu.<br />
<span id="more-3036"></span></p>
<p>Melalui karya Vivaldi, Bach, Chopin dan Liszt, hilang sudah citra Levi masa lalu yang mengutamakan <em>showmanship</em>. Sekarang tidak ada lagi frase-frase menggelegar yang berdiri sendirian demi unjuk teknik, tergantikan oleh permainan yang jauh lebih dewasa pengolahan frase musikal dalam bingkai romantisme yang matang. Ekspresif, efisien dan jujur, mungkin itu yang keluar dari permainan Levi malam itu.</p>
<p>Sicilenne karya Vivaldi membuka pergelaran dengan tonalitas yang impresif-Barok yang kental nuansa, juga Fantasy and Fugue BWV 994 dari Bach membawa nuansa yang hidup dan gempita terutama pada bagian fuga di mana kecemerlangan, penggarapan garis melodi dan spontanitas menjadi kunci. </p>
<p>Tiga karya Frederick Chopin Nocturne op.48 no.1, Ballad no.2 dan Grande Valse Brilliante adalah bintang malam itu. Kesemuanya menunjukkan betapa topik resital Life on Piano begitu nyata, seorang penyair melalui denting piano. Bagian kedua ditujukan bagi Franz Liszt, melalui Sonetto 104 del Petrarca, aransemen Liszt untuk Liebestod dari Wagner dan Hungarian Rhapsody no.13 yang digarap dengan citarasa, sehingga sebagai pendengar kita tidak terkesima dengan &#8216;sulit&#8217;nya karya tetapi oleh musikalitas yg tergarap.</p>
<p>Dari atas panggung Levi dengan akrab berbincang dengan penonton dan teman dekat, membuang jauh kesan angker dari sebuah resital dan mengingatkan kembali gaya resital abad-19 yang kita baca di buku sejarah. Pun Levi sempat mengajak putranya Ravel untuk bermain encore bersama. </p>
<p>Mungkin ada kita yang kurang sepakat dengan pendekatan Levi untuk karya-karya barok yang cenderung romantis, tapi sesungguhnya di titik inilah evaluasi akademik berhenti dan  <em>artistry</em> dan ekspresi hati mengambil alih.</p>
<p>~photos courtesy of @erwinparengkuan</p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/concert-reviews/'>Concert reviews</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/3036/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/3036/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/3036/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/3036/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/3036/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/3036/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/3036/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/3036/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/3036/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/3036/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/3036/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/3036/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/3036/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/3036/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=3036&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2012/01/29/dari-showmanship-menuju-ekspresivitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2012/01/20120129-165303.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">20120129-165303.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kilas Empat Musim di Tahun 2012</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2012/01/22/kilas-empat-musim-di-tahun-2012/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2012/01/22/kilas-empat-musim-di-tahun-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jan 2012 08:30:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Concert reviews]]></category>
		<category><![CDATA[orchestra]]></category>
		<category><![CDATA[The Butterfly symphony]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://mikebm.wordpress.com/?p=3021</guid>
		<description><![CDATA[Menjelang perayaan Imlek, yang juga perayaan menyambut musim semi, kilas 4 musim berkumandang melalui dawai The Butterfly Symphony Orchestra. Dalam &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2012/01/22/kilas-empat-musim-di-tahun-2012/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=3021&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2012/01/20120122-144710.jpg"><img src="http://mikebm.files.wordpress.com/2012/01/20120122-144710.jpg?w=529" alt="20120122-144710.jpg" class="alignnone size-full" /></a></p>
<p>Menjelang perayaan Imlek, yang juga perayaan menyambut musim semi, kilas 4 musim berkumandang melalui dawai The Butterfly Symphony Orchestra. Dalam format orkes kamar gesek didukung continuo harpsichord, muda-mudi ini membawakan &#8220;Four Seasons&#8221; Vivaldi secara lengkap didukung 4 solois biola &#8211; Aditya Kertarahadja, Gavrila Setiawan, Dary Mohammad Reiner, Yani Listiyani- yang masing-masing bertanggung jawab pada setiap musim di karya tersebut.</p>
<p>The Butterfly Symphony (TBS) yang didukung oleh 20 musisi muda berbakat tampil tak mengecewakan. Walaupun bisa disebut sebagai pagelaran amatir dari para taruna, namun nyatanya kualitas tetap mereka utamakan. Dibawah baton Rendy sebagai konduktor, musik ditampilkan dengan matang dan tergarap.</p>
<p><span id="more-3021"></span></p>
<p>Selain karya tadi, 4 solois biola lain -Giovani Biga, Madeleine Tandu, Marcel Hanardi, Febe Permatasari- juga membawakan Concerto untuk 4 biola. Rachman Noor dan Christy Oscar juga menjadi solois dalam Concerto untuk 2 cello.</p>
<p>Mengangkat tokoh Antonio Vivaldi sebagai salah satu komposer monumental zaman barok, konser ini seluruhnya mengetengahkan karya musik komposer yang lahir di tahun 1678 tersebut. Sebagai pebiola yang ulung, Vivaldi tentu menambahkan cita rasa virtuositas gesek yang kuat pada setiap karya yang dibuat dan kesemuanya digarap dengan cukup mendetail. </p>
<p>Dansa ritmis tarian dimunculkan dengan cukup baik, terimakasih kepada bingkai tempo continuo Reza Saputra yang menggawangi harpsichord malam itu. Tonalitas pun tergarap demikian juga dinamika, bahkan kadang terdengar besar dan bulat seperti layaknya orkestra simfoni romantik. Kepemimpinan Rendy yang tenang tampak membimbing orkes dari awal hingga akhir konser tersebut.</p>
<p>Sebagai orkes pemuda yang independen, debut TBS di <em>venue</em> profesional jelas bukan sekedar coba-coba. Musik yang ditampilkan cukup matang walaupun tetap punya ruang untuk perkembangan lebih lanjut. Solois cello menghadapi terbatasan proyeksi dikarenakan instrumen yang mereka gunakan, sedangkan beberapa solois biola terkesan mencoba konform dengan orkestra. Padahal solois malah seharusnya bermain cemerlang dan berada di atas orkes. </p>
<p>Mayoritas movement lambat digarap dengan sangat indah, para solois tampil maksimal demikian juga orkes. Mungkin sedikit perhatian perlu diberikan pada beberapa movement lambat yang mengandalkan perubahan progresi harmoni sepanjang karya. Nuansa akan lebih terbentuk apabila eksplorasi dinamika lebih berani sambil tetap berpegangan pada progresi harmoni yang terus mengalir dan berubah.</p>
<p>Namun demikian, konser ini adalah konser yang menyenangkan untuk disaksikan, terlebih melihat bibit muda musik Indonesia dengan getol menggarap musik yang mereka cintai &#8211; sebuah permulaan reflektif untuk tahun 2012 ini.</p>
<p><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2012/01/20120122-150739.jpg"><img src="http://mikebm.files.wordpress.com/2012/01/20120122-150739.jpg?w=529" alt="20120122-150739.jpg" class="alignnone size-full" /></a></p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/concert-reviews/'>Concert reviews</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/orchestra/'>orchestra</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/3021/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/3021/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/3021/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/3021/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/3021/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/3021/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/3021/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/3021/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/3021/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/3021/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/3021/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/3021/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/3021/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/3021/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=3021&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2012/01/22/kilas-empat-musim-di-tahun-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2012/01/20120122-144710.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">20120122-144710.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2012/01/20120122-150739.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">20120122-150739.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sejenak Mengintip Singapore Symphony</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2012/01/19/sejenak-mengintip-singapore-symphony/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2012/01/19/sejenak-mengintip-singapore-symphony/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2012 06:36:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Concert reviews]]></category>
		<category><![CDATA[orchestra]]></category>
		<category><![CDATA[Andreas Haefliger]]></category>
		<category><![CDATA[esplanade]]></category>
		<category><![CDATA[Lan Shui]]></category>
		<category><![CDATA[singapore symphony orchestra]]></category>
		<category><![CDATA[Zhang Manching]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2996</guid>
		<description><![CDATA[Lesunya kegiatan orkestra simfoni di Jakarta tampaknya tidak berpengaruh dengan Singapore Symphony Orchestra sebagai orkes kebanggaan kota singa tersebut. Itulah &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2012/01/19/sejenak-mengintip-singapore-symphony/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2996&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2012/01/singapore-symphony-orchestra.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2998" title="Singapore Symphony Orchestra" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2012/01/singapore-symphony-orchestra.jpg?w=529&#038;h=350" alt="" width="529" height="350" /></a>Lesunya kegiatan orkestra simfoni di Jakarta tampaknya tidak berpengaruh dengan Singapore Symphony Orchestra sebagai orkes kebanggaan kota singa tersebut. Itulah yang terlihat dalam konser Gala mereka Sabtu lalu di Esplanade Hall.</p>
<p>Tampil dalam format orkestra besar, SSO menjelajah karya romantik. Sebagai orkestra purnwaktu, SSO memiliki banyak kesempatan untuk menggali lebih banyak repertoar musik, dan tampaknya memang lebih berkonsentrasi pada repertoar standard orkestra. Didukung oleh musisi-musisi internasional, SSO membawakan karya Harold en Italie dari Hector Berlioz dengan solis viola Zhang Manching dan Piano Concerto no. 1 dari Johannes Brahms dengan solis piano Andreas Haefliger.<span id="more-2996"></span></p>
<p>Pada konser ini jelas sekali bahwa SSO memilih solois yang terbaik dan sungguh menguasai setiap detil instrumen dan musik yang dimainkannya. Zhang sebagai violis di Harold en Italie yang juga adalah prinsipal viola SSO tampil dengan begitu memukau. Setiap rangkaian nada dan kalimat mengalir dengan begitu pasti namun tetap memperhatikan keindahan dan gradasi warna nada yang begitu luas. Proyeksi volume suara pun begitu meyakinkan sehingga berpadu baik sebagai melodi maupun pengiring dengan orkestra, menjadikannya bintang pada malam itu dengan tepuk tangan yang tidak berkesudahan.</p>
<p>Haefliger pun tampil dengan tidak kalah mengagumkan. Dengan postur yang tinggi, Haefliger juga bermain dengan cemerlang. Kecakapan teknik pada bagian cepat disertai nada-nada jauh tidak menjadikan permainannya mekanis. Setiap bagian digarap dengan musikal dan tetap mempertahankan gaya Brahms yang kokoh dan elegan. Namun sangat disayangkan kali ini terlihat bahwa piano yang digunakan tidak terstem dengan baik, menyebabkan permasalahan intonasi yang agaknya mengganggu kepaduan nada dan karya.</p>
<p>Dipimpin oleh sang direktur musik Lan Shui, tampak bahwa SSO tampil dengan kualitas yang prima. Sebagai barisan pemusik, SSO tampil dengan disiplin yang tinggi. Seksi gesek pun bermain dengan warna yang tidak setengah-setengah walaupun di beberapa tempat terdengar bahwa musik sempat kehilangan arah, namun semua dapat dilalui dengan baik. Angkat topi pada barisan tiup logam yang begitu jernih, megah dan sigap menjadi pegangan bagi seluruh orkestra.</p>
<p>Mungkin sebuah pengalaman berbeda melihat orkestra sebuah kota lain bermain di aula andalannya. Esplanade Concert Hall sendiri memiliki karakter yang cukup kuat dan akustik yang baik untuk ukurannya: setiap detail terdengar dan akustik yang malah memperkaya suara dan memberikannya kehangatan &#8211; memang patut dicatat&#8230;</p>
<p>Picture:</p>
<ul>
<li>http://app.mica.gov.sg/desktopmodules/simplegallery/SlideShowPopup.aspx?PortalID=0&amp;ItemID=30&amp;Border=white&amp;sb=0&amp;sd=0</li>
</ul>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/concert-reviews/'>Concert reviews</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/orchestra/'>orchestra</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2996/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2996/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2996/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2996/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2996/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2996/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2996/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2996/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2996/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2996/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2996/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2996/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2996/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2996/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2996&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2012/01/19/sejenak-mengintip-singapore-symphony/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2012/01/singapore-symphony-orchestra.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Singapore Symphony Orchestra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Profesionalisme di Amatir</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2012/01/12/profesionalisme-di-amatir/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2012/01/12/profesionalisme-di-amatir/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2012 18:11:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Concert/Recital]]></category>
		<category><![CDATA[Musicians]]></category>
		<category><![CDATA[Opinion]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2980</guid>
		<description><![CDATA[~sedikit tersentil tweet @rinimarnoto, flautist Indonesia Dengan berkurangnya pertunjukan di dunia musik profesional saat ini, khususnya di Jakarta, memang membuat &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2012/01/12/profesionalisme-di-amatir/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2980&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2012/01/20120112-0111001.jpg"><img class="alignnone size-full" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2012/01/20120112-0111001.jpg?w=529" alt="20120112-011100.jpg" /></a></p>
<p>~sedikit tersentil tweet @rinimarnoto, flautist Indonesia</p>
<p>Dengan berkurangnya pertunjukan di dunia musik profesional saat ini, khususnya di Jakarta, memang membuat dunia musik klasik menjadi lesu. Namun demikian, ada satu hal yang berkembang saat ini, pertunjukan dari musisi amatir. Agaknya ini menjadi sebuah berita gembira bagi pecinta seni musik, bahwa dunia musik tidak mati suri, pun dengan banyak elemen musisi muda yang terlibat di pertunjukan musisi amatir, kita menyadari bahwa regenerasi pemusik terus berjalan.</p>
<p>Namun demikian, profesionalisme ini yang seringkali kurang ada di antara mereka. Menurut Marini, ada sebagian yang merasa dapat mengadakan konser dan menjual tiket namun seringkali tidak dibarengi dengan kualitas permainan musik yang memadai.</p>
<p>Lantas sekarang bagaimana membangun profesionalisme tersebut?</p>
<p><span id="more-2980"></span></p>
<p>Sebetulnya fenomena di atas tidak selalu terjadi, namun kontrol publik terhadap kejadian ini hampir bisa dikatakan tidak ada. Setiap orang yang merasa mampu, bisa mengadakan pertunjukan musik, terlepas dari kualitasnya baik atau buruk. Akhirnya memang kembali kepada mentalitas dan mentalitas hanya bisa dibentuk melalui pendidikan yang baik.</p>
<p>Ya, mentalitas dalam bermusik dan pertunjukan seharusnya sudah dibentuk dari dalam kelas. Di sini peran guru sejak dini menjadi penting, untuk mendorong musisi sejak dini mencari bentuk terbaik dari musik yang dibawakan dan juga membekali mereka dengan rasa tanggungjawab kepada musik.</p>
<p>Hal yang tersederhana adalah memberikan kepada pelajar karya yang sesuai dengan kapabilitas mereka dan membentuknya hingga kualitas terbaik dan layak dipentaskan. Mungkin hal ini sering disalahartikan sebagai bermain &#8216;tanpa salah&#8217;, namun sesungguhnya bermain tanpa salah bukanlah bagian dari seni musik, bermain &#8216;dengan penuh tanggungjawab&#8217; lah yang seharusnya dibina sejak dini.</p>
<p>Beri kesempatan murid untuk menyicipi panggung dan tanggung jawab berdiri di atas panggung. Sedari dini mereka harus sadar benar apa yang harus dipersiapkan demi sebuah pertunjukan. Panggung bukanlah tempat sembarangan. Di satu sisi memang hal ini bisa menimbulkan pengkultusan panggung yang berlebihan, namun memang layak atau tidak layaknya suatu musik ditampilkan adalah sebuah standar yang harus dibentuk sedari dini di benak musisi muda.</p>
<p>Mungkin yang terpenting adalah bagaimana menanamkan kecintaan pada musik dan tanggung jawab kepada publik. Kalau memang musisi seberapapun amatir, apabila mencintai musik, pasti mereka akan melakukan yang terbaik. Itu pasti.</p>
<p>Hal ini tidak bisa dibentuk semalam ataupun melalui kuliah pendek ataupun tulisan seperti ini, hanya penanaman nilai terus menerus yang bisa membawa dampak pada tanggung jawab musisi amatir maupun profesional agar memberikan yang terbaik dan layak kepada publik. Ingat selalu musik bukan dimainkan demi kepuasan ataupun kebanggaan si musisi, tetapi juga demi kepentingan publik dan kehormatan musik itu sendiri. Bertanggungjawablah!</p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/concertrecital/'>Concert/Recital</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/musicians/'>Musicians</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/opinion/'>Opinion</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2980/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2980/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2980/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2980/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2980/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2980/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2980/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2980/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2980/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2980/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2980/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2980/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2980/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2980/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2980&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2012/01/12/profesionalisme-di-amatir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2012/01/20120112-0111001.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">20120112-011100.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>A New Alternative Other Than Caroling</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2011/12/30/a-new-alternative-other-than-caroling/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2011/12/30/a-new-alternative-other-than-caroling/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Dec 2011 02:56:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[caroling]]></category>
		<category><![CDATA[musical theatre]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2977</guid>
		<description><![CDATA[Caroling was once a new activity taken up by choirs in Indonesia, and was taken into quite a considerable extent &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/12/30/a-new-alternative-other-than-caroling/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2977&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Caroling was once a new activity taken up by choirs in Indonesia, and was taken into quite a considerable extent by shopping malls, especially in Jakarta. But after a few years caroling, this short musical may become a new alternative. And as we know, the musical theater industry is blooming in Jakarta.</p>
<p>A short musical about Christmas in malls? Would be exciting&#8230; Here is a clip of it made by ImprovEverywhere</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/12/30/a-new-alternative-other-than-caroling/"><img src="http://img.youtube.com/vi/3c_mPevNk8E/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p>&nbsp;</p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2977/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2977/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2977/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2977/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2977/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2977/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2977/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2977/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2977/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2977/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2977/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2977/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2977/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2977/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2977&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2011/12/30/a-new-alternative-other-than-caroling/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menonton Latihan Perlu Prosedur</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2011/12/29/menonton-latihan-perlu-prosedur/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2011/12/29/menonton-latihan-perlu-prosedur/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Dec 2011 10:00:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Musicians]]></category>
		<category><![CDATA[Opinion]]></category>
		<category><![CDATA[Performance Venues]]></category>
		<category><![CDATA[rehearsal]]></category>
		<category><![CDATA[ticketing procedure]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://mikebm.wordpress.com/?p=2967</guid>
		<description><![CDATA[Dari tulisan sebelumnya kita mengetahui bahwa menonton latihan bisa jadi peristiwa pembelajaran yang amat memperkaya. Namun pertanyaan berikutnya adalah semudah &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/12/29/menonton-latihan-perlu-prosedur/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2967&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari <a href="http://wp.me/p9hNv-LO">tulisan sebelumnya</a> kita mengetahui bahwa menonton latihan bisa jadi peristiwa pembelajaran yang amat memperkaya. Namun pertanyaan berikutnya adalah semudah itukah untuk menonton sebuah latihan?</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img title="Choir rehearsal" src="http://www.ames247.com/wp-content/uploads/2010/04/Requiem2.png" alt="" width="450" height="300" /><p class="wp-caption-text">Choir Rehearsal</p></div>
<p>Memang harus diakui bahwa tidak semua latihan dibuka untuk umum. Ada beberapa yang memang atas permintaan sang musisi, tidak membuka latihannya untuk umum karena berbagai alasan. Namun banyak dari latihan musik untuk kelompok besar seperti paduan suara dan orkes bisa dibuka untuk umum pun semua tergantung dari empunya latihan (musisi) ataupun penyelenggara.</p>
<p>Pun banyak gedung pertunjukan ternama di dunia membuka latihannya untuk disaksikan penikmat musik ataupun pelajar musik sebagai bagian dari bakti sosial mereka untuk masyarakat. Karena seperti banyak penikmat maupun mereka yang berkecimpung dalam dunia musik ketahui, musik yang dimainkan bukan hanya sekedar hasil akhir, tapi juga sebuah proses belajar dan berkembang yang tidak berhenti. Maka dari itu banyak penyelenggara yang membuka latihan untuk disaksikan umum, termasuk menjual tiket yang relatif lebih murah sebagai tanda masuk.<br />
<span id="more-2967"></span></p>
<p>Menikmati musik selain pada waktu konser memang menciptakan ruang abu-abu karena selain sebagai sebuah kebutuhan pendidikan musik, tidak sedikit oknum yang menggunakan kesempatan ini untuk menonton gratis. Hal ini terjadi walaupun kita sepakati bersama bahwa, latihan akan jauh berbeda dengan konser, bahkan sebuah gladi resik (dress rehearsal) sekalipun. Memang akhirnya tergantung dari mentalitas si penonton itu sendiri, ingin menonton murah/gratis atau ingin belajar.</p>
<p>Dikarenakan ruang yang kelabu ini, sungguhlah pantas apabila setiap penyelenggara menerapkan sebuah prosedur untuk menentukan siapa yang boleh menonton, sesuai dengan visi sang penyelenggara. Pembatasan menonton bukanlah masalah, justru ketiadaan prosedur yang jelaslah yang memperburuk masalah. Prosedur yang formal dan jelas yang perlu diperjuangkan untuk pemberian izin kepada mereka yang ingin menonton. Pun menjual tiket untuk menonton latihan pun tidak dilarang. Memang prosedur yang termudah adalah mengizinkan semua orang yang ingin menonton.</p>
<p>Celakanya banyak penyelenggara acara konser tidak memikirkan hal ini. Apabila memang semua orang diperbolehkan tentu memudahkan. Tetapi apabila pelarangan menonton tanpa ada prosedur jelas justru membuat tanda tanya, terutama apabila konser tersebut diperuntukkan bagi apresiasi musik khalayak ramai. Mungkin ceritanya berbeda apabila konser tersebut adalah konser tertutup untuk kalangan tertentu saja.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 514px"><img title="Conductor In Rehearsal" src="http://www.lynchburg.edu/images/ProspectiveStudents/Academics/Majors/Communication%20Studies/ChoralRehearsal2.jpg" alt="" width="504" height="324" /><p class="wp-caption-text">Choir Conductor in Rehearsal</p></div>
<p>Kebanyakan gedung konser ataupun opera di luar negeri memperbolehkan menonton rehearsal selama tidak mengganggu musisi yang berlatih. Adapula yang menerapkan lebih ketat, hanya siswa musik saja yang diperbolehkan, dengan izin formal melalui surat resmi ataupun menerapkan sistem tiket untuk menonton latihan tersebut. Yang menjadi masalah adalah ketika sistem tersebut tidak ada.</p>
<p>Pun tujuan akhir dari sebuah pergelaran musik adalah memberi kepada masyarakat, termasuk di dalamnya mendidik manusia agar lebih menghargai pribadi dan kekayaan intelektualnya. Musik adalah sebuah tanda bakti, bagi musik itu sendiri, masyarakat, maupun Sang Pencipta. Menonton latihan pun dapat mendidik sekaligus meningkatkan apresiasi.</p>
<p>Untuk itulah sebuah prosedur yang jelas dan mencerminkan tujuan itu menjadi satu titik tolak yang penting bukan? Apalagi apabila penyelenggara memang bercita-cita untuk meningkatkan apresiasi musik.</p>
<p>Pict:</p>
<ul>
<li>http://www.ames247.com/wp-content/uploads/2010/04/Requiem2.png</li>
<li>http://www.lynchburg.edu/images/ProspectiveStudents/Academics/Majors/Communication%20Studies/ChoralRehearsal2.jpg</li>
</ul>
<p>tp://www.ames247.com/wp-content/uploads/2010/04/Requiem2.png</p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/education/'>Education</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/musicians/'>Musicians</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/opinion/'>Opinion</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/performance-venues/'>Performance Venues</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2967/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2967/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2967/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2967/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2967/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2967/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2967/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2967/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2967/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2967/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2967/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2967/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2967/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2967/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2967&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2011/12/29/menonton-latihan-perlu-prosedur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.ames247.com/wp-content/uploads/2010/04/Requiem2.png" medium="image">
			<media:title type="html">Choir rehearsal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.lynchburg.edu/images/ProspectiveStudents/Academics/Majors/Communication%20Studies/ChoralRehearsal2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Conductor In Rehearsal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menonton Latihan, Ayo!</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2011/12/28/menonton-latihan-ayo/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2011/12/28/menonton-latihan-ayo/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Dec 2011 00:00:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Musicians]]></category>
		<category><![CDATA[Opinion]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://mikebm.wordpress.com/?p=2964</guid>
		<description><![CDATA[- Bagian 1 dari 2 Entah apabila Anda pernah mencoba untuk menonton sebuah latihan (rehearsal) sebuah konser. Setiap konser baik &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/12/28/menonton-latihan-ayo/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2964&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>- Bagian 1 dari 2</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/12/28/menonton-latihan-ayo/"><img src="http://img.youtube.com/vi/nIAXhq1IWt0/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p>Entah apabila Anda pernah mencoba untuk menonton sebuah latihan (rehearsal) sebuah konser. Setiap konser baik itu perorangan maupun orkes besar biasanya akan mengadakan latihan, terutama latihan di tempat konser itu sendiri. Pada saat inilah seluruh pemain mengakrabkan diri dengan musik yang dimainkan, ruang yang akan dipakai dan permainan bersama kolega (dalam hal ini musik kamar, ensemble, orkestra maupun paduan suara.</p>
<p>Menonton latihan sebenarnya bisa menjadi sarana pembelajaran yang sangat berguna, baik bagi penonton, musisi atau siapapun yang memiliki rasa ingin tahu yang lebih terhadap musik. Musik yang ditampilkan di depan panggung adalah sebuah hasil akhir, pun kita seringkali ingin tahu akan proses yang dialami para seniman di atas panggung untuk mencapai hasil akhir tersebut. Pun betapa kita sering menonton &#8220;behind the scene&#8221; dari sebuah pembuatan film untuk sedikit mengerti apa yang ada di dalam pikiran kru, sutradara dan para pemain kala itu.</p>
<p>Pun bagi seorang pelajar musik, menonton rehearsal juga bisa menjadi pembelajaran tersendiri, apalagi untuk seorang konduktor. Pelajar bisa mendalami apa yang ada di pikiran pemain, penyanyi, dirigen dan juga proses apa saja yang dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut.</p>
<p><span id="more-2964"></span></p>
<p>Pada saat latihan seperti ini, seringkali musik tidak bisa dimainkan tanpa henti. Pasti ada kalanya berhenti untuk melakukan perbaikan, baik itu diskusi antar pemain, pengulangan yang seakan tiada henti, permainan sebagian musisi saja ataupun bermain bersama dengan sangat lambat. Anda yang mengharapkan pemusik bermain sempurna saat itu tentunya akan kecewa, kemungkinan besar Anda akan melihat dan mendengar musik seperti kain perca, mulai tidak beraturan, bahkan permainan yang berantakan sekalipun. Maka ada pula musisi yang keberatan ditonton ketika berproses tersebut karena di sinilah ketidaksempurnaan itu muncul.</p>
<p>Tapi di saat latihan inilah kita melihat bagaimana setiap musisi berusaha menampilkan yang terbaik. Kita bisa melihat bagaimana proses musisi untuk belajar, berlatih, termasuk di antaranya trik-trik dan jembatan keledai yang mereka gunakan untuk mencapai hasil terbaik. Tentunya kita bisa akan lebih mengerti apabila kita juga memiliki pegangan partitur musik yang dibawakan. Dengan ini, kita bisa menikmati dengan lebih paripurna hasil akhir musik yang ditampilkan saat hari konser.</p>
<p>Pun dengan mengikuti proses latihan ini, dari jam ke jam, dari hari ke hari, kita bisa melihat progresi dari pemain. Konsep seperti inilah yang bisa kita lihat dalam menonton latihan, ataupun menjadi partisipan pasif masterclass, ilmu yang didapat tentu tidak sedikit.</p>
<p>Jadi, beranilah untuk menonton latihan/rehearsal. Dan bukan sekedar menonton, tapi terlibatlah secara emosional dan intelektual dalam latihan tersebut, niscaya kita akan belajar banyak.</p>
<p>Tulisan berikut : <a href="http://wp.me/p9hNv-LR">Menonton Konser Butuh Prosedur</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/education/'>Education</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/musicians/'>Musicians</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/opinion/'>Opinion</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2964/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2964/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2964/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2964/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2964/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2964/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2964/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2964/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2964/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2964/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2964/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2964/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2964/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2964/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2964&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2011/12/28/menonton-latihan-ayo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Busana yang Memicu Diskusi</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2011/12/26/busana-yang-memicu-diskusi/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2011/12/26/busana-yang-memicu-diskusi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2011 00:00:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Musicians]]></category>
		<category><![CDATA[news]]></category>
		<category><![CDATA[Opinion]]></category>
		<category><![CDATA[fashion]]></category>
		<category><![CDATA[stage manner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2958</guid>
		<description><![CDATA[Baru saja berbincang dan menulis tentang pakaian di atas panggung musik klasik, ternyata menemukan sebuah isu yang kurang lebih mirip &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/12/26/busana-yang-memicu-diskusi/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2958&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Baru saja berbincang dan menulis tentang pakaian di atas panggung musik klasik, ternyata menemukan sebuah isu yang kurang lebih mirip di belantika musik klasik di Amerika Serikat beberapa bulan lalu.</p>
<p><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/12/yuja-wang.jpg"><img class="aligncenter" title="Yuja Wang" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/12/yuja-wang.jpg?w=178&#038;h=300" alt="" width="178" height="300" /></a>Yuja Wang, seorang pianis belia yang sedang menanjak, mendapat banyak sorotan mengenai pemilihan pakaian yang ia gunakan ketika menjadi solois Rachmaninoff Piano Concerto No.3 di Hollywood Bowl musim panas lalu.</p>
<p>Busana tersebut sebenarnya terlihat seperti layaknya busana pesta yang mulai trend juga di Jakarta (dress dengan tanktop dan short skirt), namun sering dianggap &#8220;kurang pantas&#8221; untuk dikenakan di atas panggung musik klasik.</p>
<p>Baca <a href="http://www.washingtonpost.com/lifestyle/style/which-offends-her-short-dress-or-critics-narrow-view/2011/08/10/gIQAMvtOBJ_story.html">artikel Washington Post di sini</a>.</p>
<p>Ada pula <a href="http://insidetheclassics.myminnesotaorchestra.org/2011/12/what-are-you-lookin-at/">satu artikel yang ditulis di blog Inside the Classics</a> oleh konduktor residennya, Sarah Hicks, ketika ia mendapat kritikan melalui email mengenai rambutnya yang panjang dan terkesan &#8220;mengganggu&#8221; penonton.</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/12/26/busana-yang-memicu-diskusi/"><img src="http://img.youtube.com/vi/nHO4Ucw9zL4/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p>Mungkin adalah pilihan tepat bagi seorang pengulas musik untuk tidak terlalu banyak berkomentar pada busana yang dikenakan, tapi lebih kepada musik yang ditampilkan? Yah, mungkin saja, tapi baiklah kita melihat melalui konteks yang luas. Toh musik tidak berdiri untuk dirinya sendiri, tetapi bagi masyarakat.</p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/musicians/'>Musicians</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/news/'>news</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/opinion/'>Opinion</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2958/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2958/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2958/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2958/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2958/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2958/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2958/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2958&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2011/12/26/busana-yang-memicu-diskusi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/12/yuja-wang.jpg?w=178" medium="image">
			<media:title type="html">Yuja Wang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pakaian di atas Panggung: Pilihan</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2011/12/23/pakaian-di-atas-panggung-pilihan/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2011/12/23/pakaian-di-atas-panggung-pilihan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2011 22:43:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Musicians]]></category>
		<category><![CDATA[Opinion]]></category>
		<category><![CDATA[fashion]]></category>
		<category><![CDATA[stage manner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2947</guid>
		<description><![CDATA[~ Sesudah diskusi dengan pianistaholic Pada bagian pertama kita sudah mengulas kebiasaan berpakaian para seniman di atas panggung, khususnya para &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/12/23/pakaian-di-atas-panggung-pilihan/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2947&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>~ Sesudah diskusi dengan <a href="http://pianistaholic.blogspot.com">pianistaholic</a></p>
<p><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/12/busana_mutter.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2948" title="busana_mutter" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/12/busana_mutter.jpg?w=529&#038;h=367" alt="" width="529" height="367" /></a>Pada <a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/12/22/pakaian-di-atas-panggung-serba-serbi/">bagian pertama</a> kita sudah mengulas kebiasaan berpakaian para seniman di atas panggung, khususnya para pemusik. Beragam gaya berpakaian ditampilkan dan dibawa ke atas panggung, menyorot gaya di atas panggung tampaknya juga cukup menarik kita simak.</p>
<p>Semakin sering kita berpindah dari suatu penampilan ke penampilan lain, dari pagelaran ke pagelaran lain, semakin sering kita melihat gaya berpakaian yang beraneka ragam dari yang terlampau sederhana sampai yang terlampau berlebihan. Lantas bagaimana kita bisa menentukan mana yang sesuai?<span id="more-2947"></span></p>
<p>Yang perlu disadari pertama kali adalah busana dan gaya berpakaian adalah sebuah seni tersendiri. Ya, merancang sebuah busana adalah sebuah keahlian dan memiliki kekhususan tersendiri. Kepekaan terhadap bentuk, motif, komposisi dan warna adalah salah satu kunci utama dalam berpakaian.</p>
<p>Yang kedua adalah busana tidak hanya berhenti sebagai pemanis saja. Busana dalam segala bentuknya adalah sebuah pernyataan sikap pemakainya. Pribadi seseorang akan tercermin dari gaya berpakaiannya. Apalagi jika orang tersebut tampil di depan publik, busananya menjadi suara pernyataan yang terdengar nyaring.</p>
<p>Nyatanya seorang pemusik di panggung dituntut juga untuk membuat pernyataan publik melalui pertunjukannya, terutama melalui musik yang dimainkannya. Pilihan lagu maupun musik yang disampaikan juga menjadi sebuah corong akan ide, opini dan juga sikap yang diambil oleh musisi tersebut.</p>
<div id="attachment_2949" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/12/busana_halloween-orch.jpg"><img class="size-medium wp-image-2949" title="busana_halloween orch" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/12/busana_halloween-orch.jpg?w=300&#038;h=192" alt="" width="300" height="192" /></a><p class="wp-caption-text">Orchestra at Halloween</p></div>
<p>Memang seluruh aspek, termasuk berbusana, menjadi sebuah sajian utuh dalam pertunjukan musik. Sungguh diharapkan adalah sajian musik dan busana yang diambil saling mendukung ataupun saling melengkapi.</p>
<p>Namun seringkali kita melihat busana terkesan tidak pas dengan musik yang dibawakan. Mengapa hal ini terjadi?</p>
<p>Bisa saja pernyataan yang disampaikan via busana berbentrokan dengan musik yang dibawakan. Katakanlah membawakan sebuah karya musik sakra, namun mengenakan rok mini. Pun tatanan rambut juga bisa beradu dengan musik yang dibawakan.</p>
<p>Saat-saat lain kita melihat busana yang dikenakan memiliki daya yang lebih kuat dari musik yang ditampilkan. Memilih pakaian yang senada dengan musik namun dengan pemilihan desain yang mencolok seringkali menjadi sebuah momok. Bisa dikatakan kebanyakan orang yang datang untuk menonton konser berharap untuk menyaksikan sebuah pertunjukan musik, bukan peragaan busana houte couture.</p>
<p>Mungkin banyak pembaca yang tidak sepakat dengan saya beralasan bahwa penonton mengharapkan pertunjukan full-package. Namun demikian adalah baik apabila statement yang dibawa dalam busana tidak menghalangi ataupun menutupi pesona dari musik itu sendiri, jadi yang penting adalah proporsi. Karena apabila memang musik yang kita coba sampaikan tidak tersampaikan dengan baik karena terganggu oleh pakaian yang dikenakan, apalah artinya konser itu sendiri? Menyolok mungkin bisa, tapi kearifan dalam memilih pakaian yang penting.</p>
<p>Ujungnya memang terkesan normatif. Namun pakaian dalam pertunjukan musik tidak bisa sekedar hanya untuk memuaskan hasrat diri untuk &#8216;tampil&#8217;. Setiap pemusik pada akhirnya adalah hamba musik yang harus mengedepankan musik dan pesan yang dikandungnya, bukan dirinya sendiri. Sebaik apapun musik yang dimainkan secara teknis, apabila tidak didukung dengan kerendahan hati, tidak akan tersampaikan dengan paripurna. Dan kerendahan hati seorang pemusik pasti tercermin dari sikap berpakaiannya. Jadi kuncinya, jadilah pribadi yang mau berbagi keindahan dengan yang lain, bukan pribadi yang mengedepankan diri sendiri.</p>
<p>Pict:</p>
<ul>
<li>http://www.berkshirefinearts.com/uploadedImages/articles /2377_BSO805433.jpg</li>
<li>http://www.umich.edu/Images/Features/2011_10_28-features-001.jpg</li>
</ul>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/musicians/'>Musicians</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/opinion/'>Opinion</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2947/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2947/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2947/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2947/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2947/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2947/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2947/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2947/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2947/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2947/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2947/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2947/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2947/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2947/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2947&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2011/12/23/pakaian-di-atas-panggung-pilihan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/12/busana_mutter.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">busana_mutter</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/12/busana_halloween-orch.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">busana_halloween orch</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pakaian di atas Panggung: Serba-serbi</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2011/12/22/pakaian-di-atas-panggung-serba-serbi/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2011/12/22/pakaian-di-atas-panggung-serba-serbi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2011 13:30:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Concert/Recital]]></category>
		<category><![CDATA[Musicians]]></category>
		<category><![CDATA[Opinion]]></category>
		<category><![CDATA[fashion]]></category>
		<category><![CDATA[stage manner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2943</guid>
		<description><![CDATA[-setelah diskusi pendek dengan pianistaholic Kostum mungkin menjadi salah satu kekhawatiran tersendiri bagi mereka yang mengakrabkan diri dengan dunia panggung &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/12/22/pakaian-di-atas-panggung-serba-serbi/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2943&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>-setelah diskusi pendek dengan <a href="http://pianistaholic.blogspot.com">pianistaholic</a></p>
<p><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/12/busana_bartolio.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2944" title="busana_bartolio" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/12/busana_bartolio.jpg?w=529" alt=""   /></a>Kostum mungkin menjadi salah satu kekhawatiran tersendiri bagi mereka yang mengakrabkan diri dengan dunia panggung dan pertunjukan. Pemusik pun juga tidak jauh dari urusan penampilan visual dan salah satu aspek penting di dalamnya adalah kostum dan pemilihannya.</p>
<p>Menarik memang, pakaian sebagai bagian dari fashion dan juga memiliki industri tersendiri memiliki pengaruh yang kuat dalam penampilan seseorang, termasuk penampilan pemusik itu sendiri. Pun dari perkembangan industri fashion di abad ke-20, pakaian menjadi bagian dari ekspresi diri yang juga berperan menyampaikan nilai-nilai pribadi dari pemakainya dan tidak lupa perancangnya.<span id="more-2943"></span></p>
<p>Lantas bagaimana dengan pemilihan kostum pakaian di atas panggung konser? Memang harus diakui, dresscode kebanyakan pemusik bersifat standar dan formal. Tuxedo ataupun jas dengan kemeja putih &#8211; seringkali dihiasi dengan dasi kupu-kupu &#8211; ataupun kemeja hitam dengan sedikit aksesoris pemanis menjadi salah satu standar di kebanyakan panggung di Indonesia.</p>
<p><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/12/fashion_quartet.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2945" title="fashion_quartet" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/12/fashion_quartet.jpg?w=529&#038;h=374" alt="" width="529" height="374" /></a>Mungkin di beberapa tempat ada sedikit penyimpangan antara lain, pemusik yang tampil kasual dengan celana jeans dan T-Shirt dilengkapi dengan sepatu kets. Namun ini juga tidak tentu menyalahi aturan karena mungkin mereka ingin menampilkan bahwa musik klasik tidak melulu kaku dan formal.</p>
<p>Mungkin lain halnya dengan penyanyi. Penyanyi yang seringkali tampil sebagai solois memang sering memilih pakaian yang lebih bersinar ataupun menarik perhatian penonton. Begitu juga pemilihan pakaian untuk solois ataupun mereka yang tampil sebagai tokoh utama di atas panggung.</p>
<p>Beberapa solois memilih untuk tampil sederhana, dengan pemilihan pakaian yang tidak mencolok mata namun elegan. Ada pula yang memilih untuk tampil dengan pakaian yang lebih berani dengan menampilkan sensualitas dari seniman itu sendiri. Yang lain memilih untuk tampil dengan pakaian mewah dengan penuh ornamentasi, ataupun sekedar memilih warna yang berani dengan potongan dan desain yang tidak biasa.</p>
<p>Itulah kenyataan yang kita temui di panggung konser Indonesia saat ini. Lalu bagaimana kita memilih kostum yang tepat untuk penampilan kita? Kita akan ulas di kesempatan berikut.</p>
<p>bersambung:<br />
<a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/12/23/pakaian-di-atas-panggung-pilihan/">Pakaian di atas Panggung: Pilihan</a></p>
<p>-akhir bagian 1 dari 2</p>
<p>Pict:</p>
<ul>
<li>http://imgs.sfgate.com/c/pictures/2001/03/02/dd_bartolio.jpg</li>
<li>http://www.courant.com/media/photo/2011-07/248528200-13083736.jpg</li>
</ul>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/concertrecital/'>Concert/Recital</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/musicians/'>Musicians</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/opinion/'>Opinion</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2943/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2943/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2943/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2943/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2943/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2943/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2943/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2943/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2943/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2943/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2943/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2943/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2943/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2943/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2943&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2011/12/22/pakaian-di-atas-panggung-serba-serbi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/12/busana_bartolio.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">busana_bartolio</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/12/fashion_quartet.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">fashion_quartet</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Siklus Tembang Puitik Trisutji</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2011/12/14/siklus-tembang-puitik-trisutji/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2011/12/14/siklus-tembang-puitik-trisutji/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Dec 2011 16:30:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Art songs]]></category>
		<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Concert reviews]]></category>
		<category><![CDATA[Tembang puitik]]></category>
		<category><![CDATA[Trisutji Kamal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://mikebm.wordpress.com/?p=2926</guid>
		<description><![CDATA[Trisutji Kamal adalah seorang komposer wanita kebanggaan Indonesia selama 6 dekade lebih. Tergolong cukup produktif, Oma Titi, biasa ia dipanggil, &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/12/14/siklus-tembang-puitik-trisutji/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2926&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_2932" class="wp-caption aligncenter" style="width: 497px"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/12/tembang-trisutji1.jpg"><img class="size-full wp-image-2932" title="Tembang Trisutji1" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/12/tembang-trisutji1.jpg?w=529" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">Charles Nasution-Adelaide Simbolon dan Clarentia Prameta-Aditya Setiadi</p></div>
<p style="text-align:left;">Trisutji Kamal adalah seorang komposer wanita kebanggaan Indonesia selama 6 dekade lebih. Tergolong cukup produktif, Oma Titi, biasa ia dipanggil, belajar di beberapa negara di Eropa, Italia, Austria, Hungaria dan Rusia. Karyanya pun ditampilkan di banyak negara di dunia. Jasanya pun telah diakui pemerintah dengan pemberian penghargaan Bintang Budaya Parama Dharma oleh presiden tahun lalu.</p>
<p>Dari 500 karyanya yang beraneka ragam, Trisutji juga menulis siklus tembang puitik yang berupa kumpulan karya vokal yang diangkat dari puisi. Banyak dari karya-karyanya yang belum ditampilkan di depan publik. Untuk itulah, resital malam ini diadakan, untuk menyuguhkan karya-karya yang hampir terlupakan ini. Dan mereka yang berkesempatan mempremierkan karya ini adalah penyanyi-penyanyi handal kebanggaan negeri Binu Sukaman, Aning Katamsi, Charles Nasution, Christine Lubis, Daniel Christianto, dan Clarentia Prameta. Pun pianis senior seperti Adelaide Simbolon yang mengiringi bersama dengan Aditya Setiadi.</p>
<p><span id="more-2926"></span></p>
<p>Bagi mereka yang menonton, resital malam itu sungguh memperkaya. Karya Trisutji mengandalkan percampuran gaya musik Barat dengan modus dan ritme Nusantara dipsdi dengan teks puisi yang ditulis olen komposer sendiri. Setiap vokalis yang masing-masing menampilkan satu siklus juga unjuk kebolehan.</p>
<p><div id="attachment_2933" class="wp-caption aligncenter" style="width: 497px"><p class="wp-caption-text">Binu Sukaman-Adelaide Simbolon dan Christine Lubis-Aditya Setiadi</p></div><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/12/20111214-2350161.jpg"><img src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/12/20111214-2350161.jpg?w=529" alt="20111214-235016.jpg" class="alignnone size-full"   /></a></p>
<p>&#8220;Sketsa Kehidupan&#8221; dibawakan oleh Charles Nasution dengan bersemangat. Clarentia dengan siklus &#8220;Harapan dan Kekecewaan&#8221; bernyanyi dengan sangat elegan khas puteri Jawa. Lain lagi dengan soprano senior Binu yang membawakan &#8220;In Memorium&#8221; dengan membara dan penuh gairah.</p>
<p>Di babak kedua giliran siklus &#8220;Kepada Kawan&#8221; yang dibawakan oleh Christine dengan penuturan yang lancar. Daniel membawakan warna yang berbeda, dengan &#8220;Sebuah Renungan, ia membawa nuansa puitis romantis yang berkesinambungan. Resital pun ditutup oleh Aning dengan siklus &#8220;Cinta dan Pengorbanan&#8221; dengan efisiensi dan fleksibilitas yang meyakinkan.</p>
<p>Adelaide pun memberi dukungan yang mumpuni pada piano dengan eksekusi permainan warna yang kaya. Aditya mengusung gaya yang berbeda, bermain dengan proyeksi penuh disertai tendangan-tendangan ritmis yang kuat.</p>
<p>Premier adalah satu hal, tapi konser yang memperkaya pendengarnya tidak selalu dapat dirasakan. Dan resital malam ini adalah satu dari sedikit resital yang memperkaya tersebut.</p>
<p><div id="attachment_2934" class="wp-caption aligncenter" style="width: 497px"><p class="wp-caption-text">Daniel Christianto-Adelaide Simbolon dan Aning Katamsi-Aditya Setiadi</p></div><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/12/20111214-235239.jpg"><img src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/12/20111214-235239.jpg?w=529" alt="20111214-235239.jpg" class="alignnone size-full"   /></a></p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/art-songs/'>Art songs</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/concert-reviews/'>Concert reviews</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2926/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2926/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2926/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2926/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2926/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2926/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2926/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2926/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2926/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2926/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2926/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2926/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2926/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2926/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2926&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2011/12/14/siklus-tembang-puitik-trisutji/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/12/tembang-trisutji1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tembang Trisutji1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/12/20111214-2350161.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">20111214-235016.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/12/20111214-235239.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">20111214-235239.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Musikal dari Heilbronn Jerman</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2011/10/16/kisah-musikal-dari-jerman/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2011/10/16/kisah-musikal-dari-jerman/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Oct 2011 17:17:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Concert reviews]]></category>
		<category><![CDATA[orchestra]]></category>
		<category><![CDATA[Heilbronn]]></category>
		<category><![CDATA[Ruben Gazarian]]></category>
		<category><![CDATA[Württemberg Chamber Orchestra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2916</guid>
		<description><![CDATA[Begitu hidup dan menyegarkan, itulah kata yang terucap ketika mendengar penampilan Württemberg Chamber Orchestra (WCO) Heilbronn Sabtu ini di Goethe &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/10/16/kisah-musikal-dari-jerman/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2916&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/10/20111016-002138.jpg"><img src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/10/20111016-002138.jpg?w=529" alt="20111016-002138.jpg" class="alignnone size-full" /></a></p>
<p>Begitu hidup dan menyegarkan, itulah kata yang terucap ketika mendengar penampilan Württemberg Chamber Orchestra (WCO) Heilbronn Sabtu ini di Goethe Haus Jakarta. Tampil di dalam ruangan yang penuh sesak, WCO yang turun dengan 19 orang personel membuktikan reputasinya di arena musik internasional.</p>
<p>Membuka penampilan dengan karya Overture D.8 dari Schubert, WCO Heilbronn yang malam ini dipimpin oleh konduktor utama mereka asal Armenia Ruben Gazarian menampilkan kelincaha khas musik Austria kala itu didukung dengan eksekusi yang mendetail pada frase-frase musik.</p>
<p><span id="more-2916"></span></p>
<p>Beralih pada Serenade untuk Orkes Gesek dalam C mayor karya Tchaikovsky, WCO Heilbronn menunjukkan betapa mereka adalah salah satu ensemble berkualitas. Seketika itu juga gaya Vienna pada karya sebelumnya sirna dan berganti dengan tebal dan beraninya warna Rusia pada karya ‘wajib’ orkes gesek ini. Yang menyanyi disertai bobot dan karakter namun tetap fleksibel ini menjadi suatu sorotan tersendiri yang membuat penonton terperangah.</p>
<p>Di babak kedua, giliran 2 buah karya lain yang ditampilkan Simple Symphony op.4 dari Benjamin Britten dan Antiche danze ed arie karya Ottorino Respighi. Kedua karya ini mencoba merambah berbagai warna dalam musik. Britten dengan karyanya yang modern penuh riang disandingkan dengan karya Respighi yang mengetengahkan tematik abad 17 namun dipadu dengan penuturan romantik. Dan yang membuat menarik adalah bagaimana bagaimana WCO berhasil mengolah titik ekstrim ensemble modern sampai dengan penuturan homofonik hymnal abad reinaisans, sangat menggelitik dan mengundang.</p>
<p>WCO Heilbronn membuktikan betapa mereka melakukan pendekatan pada musik dengan begitu teliti namun tidak membatasi ruang ekspresi mereka. Setiap orang dari 19 ensemble aktif untuk membentuk setiap nada musik yang ada. Begitu pula kerjasama di antara mereka sangat kental khas musik kamar. Gazarian pun yang juga terlatih sebagai pemain biola memimpin dengan eksekusi yang mendetail di nada-nada pendek, sekaligus memberi ruang gerak pada para pemain pada tempat-tempat yang sesuai. Keseimbangan volume pun terbina dengan baik, baik saat permainan lembut maupun keras dibarengi juga dengan eksekusi yang bersih, menjadi penuturan musik begitu mudah diterima dan dicerna.</p>
<p>Penampilan tadi malam layak menjadi cinderamata bagi para penontonnya, membawa kesegaran dan hidup bagi kehidupan musik di Jakarta. Penonton pun tak henti riuh ketika pemain-pemain meninggalkan panggung, sungguh pengalaman yang mengasyikkan.</p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/concert-reviews/'>Concert reviews</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/orchestra/'>orchestra</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2916/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2916&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2011/10/16/kisah-musikal-dari-jerman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/10/20111016-002138.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">20111016-002138.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bel Canto dari Croatia</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2011/10/15/bel-canto-dari-croatia/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2011/10/15/bel-canto-dari-croatia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Oct 2011 01:35:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Concert reviews]]></category>
		<category><![CDATA[orchestra]]></category>
		<category><![CDATA[Dubrovnik Symphony orchestra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://mikebm.wordpress.com/2011/10/15/bel-canto-dari-croatia/</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu lalu adalah kali kedua Indonesia kedatangan orkestra yang berasal dari Kroasia ini, Dubrovnik Symphony Orchestra kembali dengan konduktor tamu &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/10/15/bel-canto-dari-croatia/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2911&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/10/20111015-0840301.jpg"><img src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/10/20111015-0840301.jpg?w=529" alt="20111015-084030.jpg" class="alignnone size-full" /></a></p>
<p>Sabtu lalu adalah kali kedua Indonesia kedatangan orkestra yang berasal dari Kroasia ini, Dubrovnik Symphony Orchestra kembali dengan konduktor tamu utama mereka, Noorman Widjaja. </p>
<p>Mengambil tempat yang sama dengan konser sebelumnya, yakni di Aula Simfonia Jakarta, Dubrovnik mencoba menampilkan program yang sedikit berbeda dari konser mereka di tahun lalu dengan menampilkan repertoar yang lebih standar. Konser sendiri dibuka dengan Rienzi Overture karya Richard Wagner dan dilanjutkan dengan Piano Concerto no.1 karya Peter Illych Tchaikovsky bersama pianis Andrei Pisarev.<span id="more-2911"></span></p>
<p>Andrei Pisarev sebagai pianis solo bermain dengan cemerlang. Kampiun International Mozart Piano Competition di tahun 1991 ini terlihat duduk menjulang di hadapan piano. Didukung dengan tubuh yang tinggi langsing tersebut, Pisarev memainkan karya dengan eksekusi yang mengundang mengundang decak kagum. Virtuositas tinggi didukung dengan volume suara yang cukup untuk mengimbangi orkestra, semuanya mendukung warna musik yang ia garap secara mendetail, terlebih dari segi permainan warna dan nuansa. Kontras-kontras pun disampaikan dengan baik.</p>
<p>Bagian kedua konser dengan Symphony no.8 dari Antonin Dvorak menunjukkan betapa orkestra merasa sangat nyaman dengan karya yang menggunakan penuturan tradisional mereka. Disusun sebagai simfoni dengan mengambil tema dan ritme tarian tradisional Balkan, Dubrovnik menampilkan kualitas satu langkah di atas bagian pertama. Keriangan sekaligus juga kedalaman dalam interpretasi mengalir dengan alami dan berbalas satu dengan yang lain.</p>
<p>Secara umum, orkes dan konduktor malam itu menampilkan konser yang mantap, terlebih dibandingkan tahun lalu. Kesungguhan dalam eksekusi, permainan dengan melodi menyanyi dan kadang terkesan mendayu adalah titik kuat orkes ini. Konduktor juga tampil siap dengan menguasai keseluruhan karya tanpa terkecuali. </p>
<p>Mungkin yang perlu diperhatikan oleh konduktor adalah eksekusi detail terutama dukungan bagi pemain tiup logam maupun pasaggio dengan deksteritas tinggi. Tapi harus diakui, teknik <em>bel canto</em> orkes ini di atas rata-rata, menampilkan kesan kerindangan melodi yang kaya dan tambun.</p>
<p>Namun secara umum, konser malam itu menyuguhkan warna yang berbeda dan penonton pun pulang dengan membawa pulang rasa puas.</p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/concert-reviews/'>Concert reviews</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/orchestra/'>orchestra</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2911/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2911/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2911/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2911/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2911/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2911/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2911/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2911/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2911/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2911/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2911/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2911/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2911/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2911/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2911&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2011/10/15/bel-canto-dari-croatia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/10/20111015-0840301.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">20111015-084030.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ensemble Kuno Membawa Warna Baru untuk Indonesia</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2011/09/30/ensemble-kuno-membawa-warna-baru-untuk-indonesia/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2011/09/30/ensemble-kuno-membawa-warna-baru-untuk-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Sep 2011 15:32:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Chamber music]]></category>
		<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Concert reviews]]></category>
		<category><![CDATA[New Dutch Academy]]></category>
		<category><![CDATA[period music]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2901</guid>
		<description><![CDATA[Musik kamar mungkin merupakan sebuah istilah yang masih terdengar janggal dalam bahasa Indonesia. Tapi memang rupanya jenis musik klasik yang &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/09/30/ensemble-kuno-membawa-warna-baru-untuk-indonesia/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2901&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/09/20110930-223644.jpg"><img src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/09/20110930-223644.jpg?w=529" alt="20110930-223644.jpg" class="alignnone size-full" /></a></p>
<p>Musik kamar mungkin merupakan sebuah istilah yang masih terdengar janggal dalam bahasa Indonesia. Tapi memang rupanya jenis musik klasik yang memang dimainkan khusus untuk audiens dalam jumlah sedikit ini masih sangat langka di kalangan awam musik di negeri kita.</p>
<p>Hari ini sedikit angin segar bertiup untuk musik jenis ini. Pun bukan sekedar musik kamar biasa, tapi karena musik kamar, pertunjukan ini juga mengusung musik periodik, dengan instrumen otentik dari abad 18 dan 19, yang tentu berbeda bentuk dengan instrumen modern. Hampir seperti angan-angan jadi kenyataan, bahwa akhirnya Indonesia tersentuh oleh musik klasik yang dimainkan dengan alat musik otentik.</p>
<p><span id="more-2901"></span></p>
<p>Dan grup yang membawa momen khusus ini adalah New Dutch Academy Chamber Soloists. NDA  pun membuka khasanah musik Barat di Indonesia dengan berbagai musik dan juga alat musik &#8216;kuno&#8217;. Karya-karya komposer seperti Bach, Telemann, Molino, Matiegka dan Schickhardt dimainkan bergantian.</p>
<p>Dengan instrumen kuno ini, terdengar jelas pendekatan yang berbeda dalam bermusik. Instrumen tiup seperti recorder kayu dan oboe kayu yang cenderung lebih hangat dari saudaranya di masa kini, membuat jalinan melodi yang dimainkan Amy Power terasa manghanyutkan. Begitu juga dengan baroque viola dan instrumen khas cello piccolo yang dimainkan Simon Murphy memiliki rentang nada seperti cello modern tetapi dimainkan seperti biola, memberikan nuansa lain dan warna suara yang berbeda</p>
<p>Pun penonton juga menyaksikan Caroline Kang memainkan baroque cello dengan dua pendekatan yang berbeda, satu dengan french bowing dan satu lagi dengan german bowing yang identik dengan permainan viola da gamba saat itu. Pun untuk penonton disajikan pilihan kontinuo unik dengan baroque lute dan baroque guitar yang dimainkan Karl Nyhlin.</p>
<p>Hampir semua musisi malam itu dituntut untuk memainkan beberapa instrumen dengan gaya yang berbeda, juga dengan rentang karya 1.5 abad dengan evolusi musiknya. Akhirnya penonton bukan saja dibawa pada cengkrama musikal khas musik, tetapi juga semakin diperkaya dengan warna musik barok sampai romantik awal dengan instrumen-instrumen musik otentik kala karya itu ditulis. Pun semua pemain menunjukkan kepiawaiannya, Karl dengan improvisasi, Caroline dengan tarikan cello yang kokoh tapi penuh warna, Simon dengan jalinan nafas dan nada yang hidup, dipadu dengan permainan virtuosik pada instrumen tiup Amy.</p>
<p>Sampai saat ini, bisa dikatakan kesempatan ini masih sangat jarang ditemui di Indonesia. Ensemble musik klasik dengan instrumen kuno adalah sebuah barang langka di Indonesia, pun publik belum bernah mendengar ensemble jenis ini dimainkan oleh orang kita sendiri.</p>
<p>Memang, pagelaran yang diselenggarakan Erasmus Huis malam itu memperkaya khasanah musik tanah air juga membuka warna baru dalam perbendaharaan suara di telinga pecinta musik kita, sebuah kesempatan yang sayang untuk dilewatkan.</p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/chamber-music/'>Chamber music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/concert-reviews/'>Concert reviews</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2901/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2901/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2901/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2901/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2901/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2901/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2901/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2901/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2901/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2901/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2901/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2901/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2901/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2901/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2901&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2011/09/30/ensemble-kuno-membawa-warna-baru-untuk-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/09/20110930-223644.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">20110930-223644.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wibi Soerjadi, Sang Lokomotif Musikal</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2011/09/18/wibi-soerjadi-sang-lokomotif-musikal/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2011/09/18/wibi-soerjadi-sang-lokomotif-musikal/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Sep 2011 17:37:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Concert reviews]]></category>
		<category><![CDATA[pianist]]></category>
		<category><![CDATA[wibi soerjadi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2896</guid>
		<description><![CDATA[Malam Minggu (17/09) meninggalkan kesan yang berbeda kala itu. Erasmus Huis penuh dengan penonton yang antusias menantikan penampilan seorang pianis &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/09/18/wibi-soerjadi-sang-lokomotif-musikal/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2896&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/09/foto-wibi-soerjadi-frank-doorhof.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2897" style="margin:3px;" title="Foto-Wibi-Soerjadi-(Frank-Doorhof)" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/09/foto-wibi-soerjadi-frank-doorhof.jpg?w=199&#038;h=300" alt="" width="199" height="300" /></a>Malam Minggu (17/09) meninggalkan kesan yang berbeda kala itu. Erasmus Huis penuh dengan penonton yang antusias menantikan penampilan seorang pianis Belanda berdarah Indonesia yang diakui prestasi dan kualitasnya di dunia internasional, Wibi Soerjadi. Bukan hanya auditorium yang penuh, namun juga deretan bangku di luar yang disediakan panitia dilengkapi layar lebarnya. Setelah beberapa kali batal datang ke negara nenek moyangnya Indonesia , Wibi akhirnya sungguh datang dan menyelenggarakan pertunjukan di Jakarta.</p>
<p style="text-align:justify;">Resital piano ini menjadi bukti bagaimana seorang Wibi yang juga dikukuhkan sebagai Ksatria Oranye Nassau oleh Ratu Belanda menapaki kariernya sebagai pianis konser. Besar karena prestasinya di ajang Franz Liszt Piano Competition, Wibi mengikuti jejak pianis dan composer Franz Liszt semasa hidupnya. Ia memadukan virtuositas, musikalitas dan juga kreativitasnya untuk membangun repertoire resital ini.<span id="more-2896"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Bisa dikatakan Wibi bagai lokomotif teknik malam ini. Stamina yang luar biasa dipadu nafas romantisme yang begitu kuat mewarnai permainan malam ini. Toccatta dan Fuga dalam d minor karya Bach/transkr. Busoni dan Rémininisceses of Norma karya Bellini/transkr. Liszt menunjukkan kualitas tersebut dengan nyata.</p>
<p style="text-align:justify;">Permainan dengan tenaga yang luar biasa dipadu dengan kegesitan eksekusi yang jernih membuat karakter karya ini  terdengar begitu kuat sekaligus unik. Ciri khas dari pianis yang mengalami gangguan pendengaran akut tahun 2009 ini yaitu bermain dengan pendekatan pianistik yang kental dengan romatisme sungguh menjadi sajian yang mengundang decak kagum.</p>
<p style="text-align:justify;">Kreativitas Wibi memang tidak berhenti pada karya-karya standar musik klasik. Namun ia juga menggunakan kreativitasnya untuk menyadur bagian Adagio konserto piano KV488 Mozart dan konserto no.5 Beethoven menjadi karya untuk piano solo yang penuh ketenangan.</p>
<p style="text-align:justify;">Wibi Soerjadi sebagai pianis dan komposer menjadi sorotan pada bagian kedua recital ini. Memainkan karya-karyanya sendiri, Wibi mempertontonkan musikalitasnya dipadu dengan virtuositas dan tentu saja kedekatannya dengan idiom musik piano era romantik. Fearless yang menggebu, To Mom yang romantik dan sebuah karya balada 9 bagian “Amore e Psiche” yang kaya dalam bertutur ditampilkan di babak kedua ini. Walaupun karya-karyanya secara harmoni tidak banyak menyuguhkan kejutan-kejutan, namun kesederhanaan harmoni dipadu dengan variasi dan eksekusi tingkat tinggi membuatnya mudah dicerna dan memukau banyak penonton malam itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya di penghujung recital, Wibi Soerjadi yang berbalut setelan putih berdasi merah menuai sorakan dan sambutan yang begitu meriah dari para penonton. Tiga encore disuguhkan malam itu salah satunya sebuah tema dari Pirates of the Caribbean untuk tangan kiri yang sungguh menunjukkan energi dan teknik Wibi sebagai pianis yang paripurna. Sebuah transkripsi Bengawan Solo karya Wibi yang akhirnya menuntaskan recital malam itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebuah oleh-oleh yang begitu bermakna bagi kebanyakan penonton malam itu. Inspirasional? Mungkin ya, mungkin tidak. Tapi di malam itu memang kita melihat bagaimana luarbiasanya kualitas permainan seorang pianis konser kelas dunia.</p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/concert-reviews/'>Concert reviews</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2896/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2896/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2896/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2896/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2896/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2896/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2896/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2896/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2896/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2896/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2896/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2896/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2896/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2896/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2896&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2011/09/18/wibi-soerjadi-sang-lokomotif-musikal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/09/foto-wibi-soerjadi-frank-doorhof.jpg?w=199" medium="image">
			<media:title type="html">Foto-Wibi-Soerjadi-(Frank-Doorhof)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Harus Belajar Dulu Baru Nikmat?</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2011/06/24/harus-belajar-dulu-baru-nikmat/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2011/06/24/harus-belajar-dulu-baru-nikmat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Jun 2011 10:47:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Concert/Recital]]></category>
		<category><![CDATA[Opinion]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2884</guid>
		<description><![CDATA[Semua kita seringkali berbicara bahwa musik klasik kita kekurangan penonton muda, bahwa mereka yang menjadi pemerhati musik klasik umumnya sudah &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/06/24/harus-belajar-dulu-baru-nikmat/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2884&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/06/oakwood-audience-2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2885" title="oakwood-audience-2" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/06/oakwood-audience-2.jpg?w=529" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Semua kita seringkali berbicara bahwa musik klasik kita kekurangan penonton muda, bahwa mereka yang menjadi pemerhati musik klasik umumnya sudah berumur dan berambut putih. Pun apabila ada kelompok-kelompok pemuda jumlahnya cukup terbatas.</p>
<p style="text-align:justify;">Indonesia harusnya bisa sedikit berbangga karena jumlah pecinta musik klasik di Indonesia, khususnya kota Jakarta sedang berkembang dengan cukup pesat. Pertumbuhan juga disebabkan kalangan muda yang baru saja bermunculan dan mulai aktif terlibat dalam pagelaran musik klasik. Sehingga tidak melulu orang-orang tua yang menghiasi gedung-gedung konser. Pun konser musik klasik terkadang bagi kalangan penikmatnya di Indonesia menjadi sebuah &#8216;eksklusivitas&#8217; tersendiri yang sebenarnya harus ditinggalkan.<span id="more-2884"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Namun satu poin yang perlu difokuskan adalah mengapa kebanyakan peminat musik klasik kebanyakan adalah mereka yang pernah secara aktif terlibat dalam proses kognitif ataupun kreatif musik tersebut. Bisa dilihat mereka yang menjadi peminat setia pada umumnya adalah mereka yang pernah belajar instrumen ataupun belajar musik secara khusus. Bahkan termasuk mereka yang sudah secara aktif menjadi penampil di acara-acara musik.</p>
<p style="text-align:justify;">Lain halnya dengan beberapa jenis musik lain. Banyak dari peminat setia mereka tidaklah perlu untuk mengetahui ataupun pernah terlibat langsung dengan proses kreatif ataupun kognitif dari musik itu sendiri. Katakanlah musik pop, dangdut ataupun RnB mereka yang mencintai musik ini sepertinya tidaklah banyak yang aktif menjadi musisi ataupun pernah belajar secara khusus akan musik ini. Sepertinya memang timpang.</p>
<p style="text-align:justify;">Lantas apakah yang menyebabkan musik klasik begitu sulit menjaring penggemar? Mungkin salah satu faktor utamanya adalah karena seringkali untuk menikmati musik klasik, penonton dituntut untuk mengerti lebih jauh mengenai musik yang didengarnya. Pendengar sepertinya harus mengerti tingkat kesulitan karya itu, apa yang menjadi latar belakangnya ataupun sejarah komposer dan era itu supaya paling tidak bisa mengapresiasi musik klasik.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/06/bdds-playhouse-audience.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2886" title="bdds-playhouse-audience" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/06/bdds-playhouse-audience.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Alhasil, kebanyakan mereka yang mengerti dan mencintai musik jenis ini kebanyakan adalah dari kalangan mereka yang setidaknya pernah mencicipi proses belajar tersebut ataupun pernah belajar untuk mengerti musik klasik tersebut untuk bisa menangkap arti dan kemudian menyukainya. Pun karena sulit, akhirnya usia yang membatasi mereka untuk mengerti musik jenis ini, atau alternatif peminat lain adalah pemuda-pemudi yang sedari kecil sudah merasakan proses belajar musik klasik ini, sebuah hal yang sebenarnya patut disayangkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu apakah musik jenis ini terlalu superfisial sehingga sulit untuk mengerti dan menyukainya? Mungkin saja. Apa pendapat Anda?</p>
<p style="text-align:justify;">Pictures:</p>
<ul>
<li><a href="http://welltempered.wordpress.com/2011/06/08/classical-music-qa-how-has-madisons-bach-dancing-and-dynamite-society-fared-over-20-years/">http://welltempered.wordpress.co&#8230;.ns-bach-dancing-and-dynamite-society-fared-over-20-years/</a></li>
<li><a href="http://welltempered.wordpress.com/2010/07/23/classical-music-analysis-young-and-old-meet-through-music/">http://welltempered.wordpress.co&#8230;-young-and-old-meet-through-music/</a></li>
</ul>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/concertrecital/'>Concert/Recital</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/opinion/'>Opinion</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2884/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2884/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2884/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2884/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2884/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2884/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2884/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2884/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2884/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2884/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2884/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2884/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2884/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2884/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2884&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2011/06/24/harus-belajar-dulu-baru-nikmat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/06/oakwood-audience-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">oakwood-audience-2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/06/bdds-playhouse-audience.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">bdds-playhouse-audience</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Don&#8217;t Give Up on Younger Audiences</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2011/05/25/dont-give-up-on-younger-audiences/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2011/05/25/dont-give-up-on-younger-audiences/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 May 2011 06:11:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2882</guid>
		<description><![CDATA[A wonderful piece of article found on NPR.org, titled &#8220;The Lesson of Britten&#8217;s &#8216;War Requiem&#8217;: Don&#8217;t Underestimate Younger Audiences&#8221;. Worth &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/05/25/dont-give-up-on-younger-audiences/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2882&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">A wonderful piece of article found on NPR.org, titled <a href="http://www.npr.org/blogs/deceptivecadence/2011/05/18/136401745/the-lesson-of-brittens-war-requiem-dont-underestimate-younger-audiences">&#8220;The Lesson of Britten&#8217;s &#8216;War Requiem&#8217;: Don&#8217;t Underestimate Younger Audiences&#8221;</a>. Worth reading.</p>
<p style="text-align:justify;">Maybe we are the one who is not capable enough to capture and digest some of &#8216;complicated&#8217; music. But perhaps, the younger audiences are the ones who find the most &#8221;complicated&#8217; music of our times as the most resonating one in their lives. Don&#8217;t give up on younger audiences, and all of us know that the future of our music depends on them.</p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/education/'>Education</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2882/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2882/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2882/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2882/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2882/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2882/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2882/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2882/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2882/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2882/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2882/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2882/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2882/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2882/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2882&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2011/05/25/dont-give-up-on-younger-audiences/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Merambah ke Tanah Seberang</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2011/05/20/merambah-ke-tanah-seberang/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2011/05/20/merambah-ke-tanah-seberang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 May 2011 01:58:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Concert reviews]]></category>
		<category><![CDATA[orchestra]]></category>
		<category><![CDATA[capella amadeus]]></category>
		<category><![CDATA[Grace Sudargo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2871</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin apabila kita membandingkan kualitas seksi gesek sebuah orkes, hingga saat ini di Jakarta hampir tidak ada yang dapat membandingi &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/05/20/merambah-ke-tanah-seberang/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2871&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Mungkin apabila kita membandingkan kualitas seksi gesek sebuah orkes, hingga saat ini di Jakarta hampir tidak ada yang dapat membandingi Cappella Amadeus. Dan memang sudah selayaknya demikian karena Cappella Amadeus memang sebuah string orchestra yang berkonsentrasi di alat musik gesek.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/05/amadeus2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2873" title="Amadeus2" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/05/amadeus2.jpg?w=529" alt=""   /></a><span id="more-2871"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Membawakan karya-karya barok hingga modern, Cappella Amadeus dan Neo Cappella Amadeus membawakan berbagai karya dari Vivaldi hingga Grainger, dari Holst hingga Albeniz. Neo Cappella Amadeus sebagai cabang yang beranggotakan pemain instrumen gesek muda yang masih pelajar, sudah menampakkan kualitas yang prima. Rentang dinamika yang luas dan terkesan empuk menjadi ciri utama mereka. Pun disiplin intonasi dan kekayaan warna juga menjadi nilai plus orkes ini dibanding banyak orkes lain, baik yang beranggotakan pemain profesional sekalipun. Pun terlihat bahwa setiap pemain memiliki tanggung jawab yang besar untuk mengembangkan suara ensemble secara keseluruhan, sebuah kesehatian yang tidak mudah untuk dibentuk.</p>
<p style="text-align:justify;">Vivaldi, Grainger dan Elgar dibawakan dengan intensitas yang terjaga dan musikalitas mengalir dengan indah, energi pun terpancar dengan elegan dan berkarakter. Holst pun dengan warna yang begitu kaya dan bernuansa Inggris yang tenang dan halus juga disampaikan dengan menarik. Memang ada tantangan pada Air yang membutuhkan arahan konduktor untuk keseragaman, namun nuansa sudah begitu kental dan manis sehingga hal tersebut bukan jadi hal utama. Yang mungkin perlu ditilik kembali adalah Tango dari Albeniz, yang memang dieksekusi dengan berbeda. Secara teknis memang luar biasa, namun nuansa yang lahir dari permainan kemarin adalah sebuah tango Spanyol yang bercampur dengan nuansa Germania yang elegan, menjadikannya kurang mentereng menyala sebagai sebuah karya dari seorang komponis Catalan.</p>
<p style="text-align:justify;"><img title="Amadeus1" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/05/amadeus1.jpg?w=460&#038;h=239" alt="" width="460" height="239" /></p>
<p style="text-align:justify;">Dengan tajuk &#8220;Amadeus Goes Brass&#8221;, acara ini menjadi peluncuran Amadeus Brass, sebuah cabang yang akan berkonsentrasi penuh pada alat tiup logam. Agaknya langkah ini juga menjadi titik awal Cappella Amadeus merambah ke tanah seberang, membentuk sebuah orkestra sendiri yang beranggotakan siswa-siswi dari Amadeus. Selama ini memang Amadeus Orchestra dalam versi penuh masih mengandalkan musisi dari luar komunitas sekolah mereka, terutama di seksi tiup.</p>
<p style="text-align:justify;">Bekerja samadengan Goethe Institut yang pada kesempatan ini juga menghibahkan beberapa alat musik tiup logam, Amadeus menampilkan Amadeus Brass. Sebagai sebuah ensemble yang baru berdiri 2 bulan, Amadeus Brass sangat mengundang perhatian dan menjadi sorotan tersendiri. Pun guru yang sengaja didatangkan langsung dari Jerman, Christian Syperek yang sempat bersolo menunjukkan kebolehannya dalam memainkan trompet diiringi orkes. Nada-nadanya jernih dan eksekusinya luar biasa, pun warna suara yang dihasilkan juga begitu terang dan beragam. Sungguh menjadi <em>input</em> yang berharga.</p>
<p style="text-align:justify;"><img title="Amadeus3" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/05/amadeus3.jpg?w=460&#038;h=284" alt="" width="460" height="284" /></p>
<p style="text-align:justify;">Pun besar harapan bahwa Amadeus Brass ini bukan hanya sekedar project sesaat bersamaan dengan datangnya Christian Syperek selama 2 bulan ini, namun juga menjadi tonggak baru dalam pendidikan instrumen tiup logam, terutama di bidang musik klasik. Akhirnya dengan berkaca pada kualitas strings, pun kita berharap seksi instrumen tiup logam Amadeus pun bisa memberi warna baru dan berkontribusi nyata dalam perkembangan musik di Indonesia. Semoga.</p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/concert-reviews/'>Concert reviews</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/orchestra/'>orchestra</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2871/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2871/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2871/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2871/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2871/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2871/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2871/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2871/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2871/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2871/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2871/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2871/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2871/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2871/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2871&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2011/05/20/merambah-ke-tanah-seberang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/05/amadeus2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Amadeus2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/05/amadeus1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Amadeus1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/05/amadeus3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Amadeus3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Balonku dan Kebhinnekaan oleh Camerata</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2011/04/15/balonku-dan-kebhinnekaan-oleh-camerata/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2011/04/15/balonku-dan-kebhinnekaan-oleh-camerata/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Apr 2011 08:47:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Choir]]></category>
		<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Concert reviews]]></category>
		<category><![CDATA[Camerata vocale]]></category>
		<category><![CDATA[tommy prabowo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2861</guid>
		<description><![CDATA[Satu tahun sudah sejak konser perdana Camerata Vocale Jakarta di Goethe Haus Jakarta. Dan akhirnya satu tahun kemudian, Camerata kembali &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/04/15/balonku-dan-kebhinnekaan-oleh-camerata/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2861&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/04/camerata-distler1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2864" title="Camerata - Distler1" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/04/camerata-distler1.jpg?w=529" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Satu tahun sudah sejak konser perdana Camerata Vocale Jakarta di Goethe Haus Jakarta. Dan akhirnya satu tahun kemudian, Camerata kembali ke panggung kali ini Erasmus Huis dengan tajuk Mörike-lieder dan kembali dipimpin direktur musiknya Budi Utomo Prabowo.<span id="more-2861"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Membuka dengan sebuah karya Wald Swingle, &#8220;Music History 101&#8243;, Camerata membawakan sebuah karya menarik yang menilik kembali sejarah musik selama 14 abad dengan sebuah lagu tema yang tidak asing di telinga, &#8220;Twinkle-Twinkle&#8221;. Pun karya ini dikemas dengan narasi yang dibawakan oleh dirigen yang menjadi sebentuk kuliah umum juga pengantar musik yang dibawakan. Paduan suara terlihat cukup rileks dan menikmati membawa karya ini yang beragam dari sebuah chant gregorian &#8220;Twinkle-twinkle&#8221; yang sederhana berevolusi terus hingga ala Stravinsky juga jazz and rap.</p>
<p style="text-align:justify;">Selanjutnya Mörike-lieder karya Hugo Distler yang menjadi sajian utama dari konser ini. Seluruh karya ini disusun berdasarkan puisi-puisi Eduard Mörike (1804-1875) yang menarik dan juga kuat. Pun Tommy Prabowo hanya memilih 13 dari 48 karya yang disusun oleh komponis kelahiran 1908 ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Karya Distler ini bisa dikatakan sebagai sentral dari konser ini. Terbagi menjadi 2 dengan istirahat di tengahnya, karya ini begitu menantang untuk dibawakan. Harmoninya yang kadang bercampur dibarengi dengan ritme yang tidak biasa juga disertai dengan teks puisi yang surealis semakin memperkaya pendengar. Camerata pun membawakan dengan cukup baik, balans suara yang terjaga, juga dibarengi dengan kontrol intonasi yang cukup baik dan diksi bahasa Jerman yang luar biasa.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/04/camerata-distler2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2865" title="Camerata - Distler2" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/04/camerata-distler2.jpg?w=529" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Di beberapa karya Camerata begitu prima dalam mengeksekusi karya ini. Ketepatan attack dan kontrol intonasi dan dinamika terdengar begitu kokoh dan meyakinkan. Musik pun terasa bermakna walaupun mungkin tidak mengerti teks dari lagu tersebut. Namun di beberapa tempat juga sempat terbaca bahwa Camerata belum terlalu siap dalam membawakan karya, terutama dengan tema-tema yang mendalam dan bernuansa lambat dan kaya warna. Pun eksekusi akhirnya berakhir pada dinamika, dan diksi yang sangat jelas, namun terlihat bahwa penyanyi tidak sepenuhnya tahu apa makna teks lagu yang dinyanyikan. Namun memang bisa dipahami bahwa dari segi musik dan notasi , karya Distler ini sudah amat menantang.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun seluruh konser ditutup dengan manis dengan karya Balonku Nusantara, sebuah konsep karya dari Tommy Prabowo sendiri yang menurutnya masih belum selesai. Karya ini berangkat dari keprihatinannya pada orang Indonesia dewasa ini yang semakin tidak memahami makna Bhinneka Tunggal Ika. Tommy pun mengarang 4 buah konsep karya dengan tema Balonku, mengemasnya dalam berbagai gaya kedaerahan disertai bahasa  daerah yang berbeda pula dan ditutup dengan finale lagu-lagu anak yang dikemas dan dibaur menjadi satu. Karya yang dibawakan Kamerata dengan menawan ini  menjadi penutup simetris konser.</p>
<p style="text-align:justify;">Balonku Nusantara ini begitu mengundang decak kagum para penonton dan menuai sambutan penonton yang luar biasa pada premiernya ini. Dan pada akhirnya malah menjadi penutup yang memorabel di mata penonton malam itu. Pulang pun penonton membawa pesan kebhinekaan dalam kepolosan dan keceriaan Balonku.</p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/choir/'>Choir</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/concert-reviews/'>Concert reviews</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2861/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2861/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2861/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2861/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2861/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2861/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2861/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2861/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2861/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2861/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2861/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2861/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2861/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2861/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2861&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2011/04/15/balonku-dan-kebhinnekaan-oleh-camerata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/04/camerata-distler1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Camerata - Distler1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/04/camerata-distler2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Camerata - Distler2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>20 World Best Orchestra Countdown: Metropolitan Opera Orchestra</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2011/03/06/20-world-best-orchestra-countdown-metropolitan-opera-orchestra/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2011/03/06/20-world-best-orchestra-countdown-metropolitan-opera-orchestra/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Mar 2011 14:20:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Information]]></category>
		<category><![CDATA[orchestra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2825</guid>
		<description><![CDATA[Metropolitan Opera Orchestra is our next orchestra in the 20 world best orchestras list by Gramophone magazine in 2008. It &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/03/06/20-world-best-orchestra-countdown-metropolitan-opera-orchestra/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2825&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Metropolitan Opera Orchestra is our next orchestra in the 20 world best orchestras list by Gramophone magazine in 2008. It occupies the 18th position in the list.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="aligncenter" title="Met with Valery Gergiev" src="http://www.nypost.com/rw/nypost/2009/11/02/entertainment/photos_stories/cropped/valery_gergiev--300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></p>
<p style="text-align:justify;">Metropolitan Opera Orchestra, as known from its name, is the orchestra of Metropolitan Opera Company, New York. It mainly serves the Opera Company as the pit orchestra, taking part in operas produced by the company. Metropolitan Opera, established in 1883, is one of the most respected opera companies in America and the world.<span id="more-2825"></span></p>
<p style="text-align:justify;">To enhance the quality of the orchestra and also to occasionally bring the spotlight into the orchestra, Met Orchestra also engages in playing symphonic music in an orchestral concert setting, in opposite to play in the orchestral pit during an opera performance. Metropolitan Opera Orchestra in its symphonic format also brings forth its pit players. The concert itself is hosted mainly in New York, at the Lincoln Center or at Carnegie Hall. But sometimes, the orchestra also tours to several cities in the USA.</p>
<p style="text-align:justify;">Currently Met Orchestra is led by James Levine, who is also the music director of the Metropolitan Opera. Stages around 200 performances each year, Metropolitan Opera which home is also at Lincoln Center since the beginning of last century  has been active in the airwaves by giving live broadcasted performance of opera.</p>
<p style="text-align:justify;">In 2007, Metropolitan Opera Orchestra received a boost in popularity mainly because of the Opera HD Simulcast, named MetLive. This program help Metropolitan Opera to broadcast its operas to cinemas across America and also Latin America and Europe. It is a breakthrough in opera performance distribution from Met General  Manager, Peter Gelb. Since then, Met Orchestra received high acclaim,  more than it was before and this idea is being copied by other prominent opera companies.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" title="Metropolitan Opera Orchestra" src="http://www.corbisimages.com/images/67/722CFE16-FD1B-412E-AF33-0BBE7CF0AC64/U1252854.jpg" alt="" width="364" height="288" /></p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/information/'>Information</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/orchestra/'>orchestra</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2825/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2825/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2825/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2825/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2825/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2825/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2825/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2825/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2825/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2825/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2825/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2825/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2825/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2825/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2825&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2011/03/06/20-world-best-orchestra-countdown-metropolitan-opera-orchestra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.nypost.com/rw/nypost/2009/11/02/entertainment/photos_stories/cropped/valery_gergiev--300x300.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Met with Valery Gergiev</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.corbisimages.com/images/67/722CFE16-FD1B-412E-AF33-0BBE7CF0AC64/U1252854.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Metropolitan Opera Orchestra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Flute dan Piano Dalam Romantika</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2011/02/28/flute-dan-piano-dalam-romantika/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2011/02/28/flute-dan-piano-dalam-romantika/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Feb 2011 13:19:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Chamber music]]></category>
		<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Concert reviews]]></category>
		<category><![CDATA[Harimada Kusuma]]></category>
		<category><![CDATA[Marini Widyastari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://mikebm.wordpress.com/?p=2840</guid>
		<description><![CDATA[Ada nuansa tersendiri tercipta ketika melihat panggung yang kosong bermandikan cahaya merah. Ketenangan sekaligus gairah hidup terasa dari panggung kosong &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/02/28/flute-dan-piano-dalam-romantika/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2840&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/03/20110301-070225.jpg"><img class="size-full aligncenter" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/03/20110301-070225.jpg?w=529" alt="" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Ada nuansa tersendiri tercipta ketika melihat panggung yang kosong bermandikan cahaya merah. Ketenangan sekaligus gairah hidup terasa dari panggung kosong Goethe Haus di Minggu malam di akhir Februari kemarin. Dengan langkah anggun Marini Widyastari berbalut gaun hijau bersama Harimada Kusuma memasuki panggung.<span id="more-2840"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Marini Widyastari, flutis kebanggaan Indonesia saat ini, bersama pianis Harimada Kusuma, pianis lulusan Conservatory of Rotterdam &#8211; Belanda, membuka resital duo mereka dengan karya Sonata II dari Locatelli yang disambung dengan Sonatina dari Eldin Burton. Babak pertama pun ditutup dengan Le Merle Noir karya Messiaen.</p>
<p style="text-align:justify;">Usia kedua musisi memang masih terbilang muda, namun hal ini tidak menghalangi mereka untuk berkarya dan mempersembahkan musik dengan standar yang tinggi.</p>
<p style="text-align:justify;">Marini yang adalah lulusan Northern Royal College of Music, Manchester, bermain dengan teknik yang sangat mumpuni. Kefasihannya dalam mengeksekusi kalimat-kalimat panjang disertai teknik yang mendukung menjadi panutan bagi banyak flutis muda tanah air. Kejernihan dan proyeksi dalam ekspresi nada memang meyakinkan penonton malam itu akan kemahirannya dan juga persahabatannya dengan instrumen flute tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Harimada pun tidak kalah berperan pada konser malam itu. Tampil dengan full-lid, Mada bukan hanya berperan sebagai &#8216;pianis latar&#8217; namun benar-benar berperan sebagai musisi yang setara dengan supportnya yang penuh melalui nafas, energi dan warna pada permainan pianonya. Malam itu, permainan Mada bisa dikatakan menjadi bingkai yang bukan hanya mempermanis, namun juga memberi arti keseluruhan permainan.</p>
<p style="text-align:justify;">Memang secara permainan, teknik Marini sempurna namun sadar tidak sadar, penonton mengharapkan artikulasi yang lebih berani dari Marini. Kesan peralihan barok-klasik pada Locatelli tidak terasa kuat dikarenakan diskoneksi artikulasi flute, pun nuansa Amerika dari Burton kurang terdengar jelas, mungkin dikarenakan unsur piano yang agak berlebih. Karya Messiaen yang penuh dengan kicauan kebebasan pun juga kurang terasa hidup karena kurangnya warna dalam karya yang memang secara teknis sudah sangat menuntut flutis.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun bagian kedua konser benar-benar menjadi fokus tersendiri. Fantaisie dari Georges Hue dan Sonata dalam A mayor karya Cesar Frank benar-benar memberi cita rasa yang berbeda, terlebih sonata. Bisa dikatakan bahwa warna tone flute Marini berkesan Prancis yang kuat, fleksibel dan membuai, cocok untuk karya-karya romantik maupun impresionistik Prancis. Fleksibilitas pun terjaga, terutama pada karya Frank, semua terasa pas dan menunjukkan bahwa karya tersebut digarap sampai benar-benar matang. Pun Harimada bermain dengan penuh kontrol dan warna yang hangat, sesekali menggoda lewat kemunculannya di tengah dialog. Sungguh padu.</p>
<p style="text-align:justify;">Resital duo flute dan piano memang bukan pemandangan biasa di ibukota. Dan malam itu Marini dan Harimada telah memberikan warna yang berbeda dan bukan sekedar berbeda, warna itu bersinar indah&#8230;</p>
<p style="text-align:left;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/03/20110301-070305.jpg"><img class="size-full aligncenter" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/03/20110301-070305.jpg?w=529" alt=""   /></a>foto: Panitia Resital</p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/chamber-music/'>Chamber music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/concert-reviews/'>Concert reviews</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2840/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2840/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2840/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2840/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2840/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2840/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2840/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2840/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2840/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2840/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2840/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2840/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2840/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2840/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2840&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2011/02/28/flute-dan-piano-dalam-romantika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/03/20110301-070225.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/03/20110301-070305.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Menjelajah Eropa Lewat Madrigal</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2011/02/23/menjelajah-eropa-lewat-madrigal/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2011/02/23/menjelajah-eropa-lewat-madrigal/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Feb 2011 04:01:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Choir]]></category>
		<category><![CDATA[Concert reviews]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2827</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai bentuk musik profan, sesungguhnya madrigal yang berkembang di jaman reinaisans dan barok harus menjadi repertoar standar yang secara rutin &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/02/23/menjelajah-eropa-lewat-madrigal/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2827&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/02/difertimentomadrigal2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2830" title="Difertimentomadrigal2" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/02/difertimentomadrigal2.jpg?w=529" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai bentuk musik profan, sesungguhnya madrigal yang berkembang di jaman reinaisans dan barok harus menjadi repertoar standar yang secara rutin dipelajari. Namun memang tidak sedikit paduan suara yang bahkan tidak mengenal jenis komposisi ini, terlebih di Indonesia. Namun bukan itu kasusnya bagi Difertimento. Senin lalu mereka mempersembahkan &#8220;Madrigalia&#8221; di Erasmus Huis Jakarta, sebuah persembahan musik Madrigal bagi khalayak paduan suara.</p>
<p style="text-align:justify;">Konser ke-3 dari Difertimento yang mengadakan konser pertamanya di tahun 2008, disuguhkan dengan cukup menarik.  Berpindah tempat dari <em>venue </em>Goethe Haus tempat mereka mengadakan 2 konser terdahulu ke Erasmus Huis, memberikan suasana yang berbeda. Pun mereka kembali ke repertoar yang juga menjadi kekuatan mereka, karya-karya zaman renaisans.<br />
<span id="more-2827"></span>
</p>
<p style="text-align:justify;">Membawakan karya madrigal dari berbagai bahasa, Inggris, Italia, Prancis, Jerman, Spanyol, membuat pertunjukan cukup hidup. Permainan frase dan dinamika tergarap dengan baik, pun kejenakaan di beberapa karya disampaikan dengan menarik ke tengah penonton. Pun paduan suara ini tidak sungkan untuk tampil secara ensembel, kuartet, sextet, juga oktet. Kesatuan secara umum sangat erat. Kontak mata dan bahasa tubuh antar penyanyi menjelaskan keterpaduan mereka dalam membina musik. Cukup kompak. Paduan suara kamar yang diawaki 15 penyanyi ini pun tidak sungkan untuk menjelaskan arti setiap karya yang mereka bawakan, memberikan kesan kerendahan hati dan keinginan penampil untuk berbagi.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari segi penampilan, kemarin malam Difertimento tampil dengan cukup mengesankan. Pembawaan mereka yang cukup tenang dan diksi yang tersampaikan dengan cukup baik, membuat karya madrigal yang terkadang terdengar rumit dan bersahutan dapat ditangkap oleh pendengar. Pun memang di awal tampak, penyanyi belum panas, namun memasuki karya ketiga, seperti mesin diesel, penyanyi pun tampak lebih panas dan lebih menguasai arena. Musik pun terdengar lebih hidup.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/02/difertimentomadrigal1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2831" title="Difertimentomadrigal1" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/02/difertimentomadrigal1.jpg?w=529" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Seksi sopran dan alto secara umum memiliki proyeksi yang baik, namun di sisi tenor dan bas, walaupun menyanyi dengan musikal, para pria bisa lebih tegas dan jelas dalam menyanyi. Seringkali terdengar bahwa bas dan tenor hanya berfungsi sebagai pelengkap dan pemberi warna daripada menjadi bagian utuh dari karya polifonik, suatu pendekatan yang agaknya kurang tepat. Selain itu di beberapa tempat terlihat anggota paduan suara tidak begitu menguasai karya yang mempengaruhi kualitas eksekusi nada dan diksi. Intonasi pun terkadang terpengaruh. Akhirnya aspek ini yang menyebabkan mengapa kualitas karya-karya tertentu dibawakan Difertimento malam itu cukup bervariasi dari satu karya ke karya lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Membawakan karya-karya Madrigal dengan menarik tidak pernah menjadi tugas yang mudah bagi paduan suara manapun. Difertimento menjawab tantangan ini dengan cukup meyakinkan, sayangnya penonton yang menhadiri konser kemarin tidak seberapa banyak. Seingat penulis, hanya satu paduan suara lain yang berani menjawab tantangan karya-karya madrigal dan membawakan konser khusus madrigal. Itu pun sudah sekitar 4-5 tahun yang lalu. Satu yang pasti, Difertimento dalam Madrigalia kemarin membuka kembali khasanah musik-musik madrigal yang nyaris terlupakan.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/choir/'>Choir</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/concert-reviews/'>Concert reviews</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2827/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2827/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2827/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2827/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2827/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2827/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2827/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2827/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2827/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2827/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2827/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2827/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2827/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2827/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2827&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2011/02/23/menjelajah-eropa-lewat-madrigal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/02/difertimentomadrigal2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Difertimentomadrigal2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/02/difertimentomadrigal1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Difertimentomadrigal1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>20 World Best Orchestras Countdown: Saito Kinen Orchestra</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2011/02/12/20-world-best-orchestras-countdown-saito-kinen-orchestra/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2011/02/12/20-world-best-orchestras-countdown-saito-kinen-orchestra/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Feb 2011 17:56:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Information]]></category>
		<category><![CDATA[orchestra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2815</guid>
		<description><![CDATA[Saito Kinen Orchestra is numbered 19th in the countdown of 20 best orchestras based on Gramophone magazine. Based in Japan, &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/02/12/20-world-best-orchestras-countdown-saito-kinen-orchestra/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2815&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Saito Kinen Orchestra is numbered 19th in the countdown of 20 best orchestras based on Gramophone magazine. Based in Japan, Saito Kinen Orchestra was formed in 1984 and is already one of the best orchestras in the world.</p>
<div class="mceTemp mceIEcenter">
<dl class="wp-caption aligncenter">
<dt><img title="Saito Kinen Orchestra" src="http://cache.daylife.com/imageserve/0bTvb6Q1gf7ar/x600.jpg" alt="" width="407" height="252" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Saito Kinen Orchestra, 19th Best Orchestra in Gramophone 2008 list</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-2815"></span>Saito Kinen Orchestra is considered one of the youngest orchestra in the 20 best orchestras in the list. Founded to commemorate Hideo Saito, a respected Japanese music pedagogue and also the co-founder of a renown music school Toho Music School, Saito Kinen Orchestra was founded in 1984 and consists best Japanese musicians who is directly or indirectly affiliated with Hideo. They were at some point students and/or teachers in Toho Music School,  and now are soloist, chamber musicians and also players They gather 2-3 weeks a year to participate in Saito Kinen Orchestra, a gathering once a year.</p>
<div class="mceTemp mceIEcenter">
<dl class="wp-caption aligncenter">
<dt><img title="Saito Kinen Orchestra" src="http://i.ytimg.com/vi/wg0aQBJBPB0/0.jpg" alt="" width="384" height="288" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Saito Kinen with Seiji Ozawa on the podium</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align:justify;">Led by Seiji Ozawa since the very beginning, Saito Kinen Orchestra is the center piece of Saito Kinen Festival Matsumoto, which was started in 1992. For the quality and also the distinctive sound of the orchestra, Saito Kinen Orchestra gained reputation in other countries, including those in Europe and America. In 1987, they made their first tour to the hearts of classical music in Europe, Vienna, London, Berlin, Paris and Frankfurt. In 1991, they debuted in Carnegie Hall to open its 101th season.</p>
<p style="text-align:justify;">Saito Kinen Orchestra is one of the youngest orchestra in the list and the only orchestra which comes from Asia. Saito Kinen Orchestra is also one of two festival orchestras in the top 20 list and is still led by Maestro Seiji Ozawa despite of his ill-condition recently.</p>
<p style="text-align:left;"><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/02/12/20-world-best-orchestras-countdown-saito-kinen-orchestra/"><img src="http://img.youtube.com/vi/tKvQQajKg5Q/2.jpg" alt="" /></a></span></p>
<p>Pic:</p>
<ul>
<li><a href="http://i.ytimg.com/vi/wg0aQBJBPB0/0.jpg">http://i.ytimg.com/vi/wg0aQBJBPB0/0.jpg</a></li>
<li><a href="http://cache.daylife.com/imageserve/0bTvb6Q1gf7ar/x600.jpg">http://cache.daylife.com/imageserve/0bTvb6Q1gf7ar/x600.jpg</a></li>
</ul>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/information/'>Information</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/orchestra/'>orchestra</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2815/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2815/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2815/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2815/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2815/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2815/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2815/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2815/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2815/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2815/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2815/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2815/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2815/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2815/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2815&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2011/02/12/20-world-best-orchestras-countdown-saito-kinen-orchestra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://cache.daylife.com/imageserve/0bTvb6Q1gf7ar/x600.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Saito Kinen Orchestra</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i.ytimg.com/vi/wg0aQBJBPB0/0.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Saito Kinen Orchestra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>20 Orkes Terbaik Dunia, Mari Tengok</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2011/02/06/20-orkes-terbaik-dunia-mari-tengok/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2011/02/06/20-orkes-terbaik-dunia-mari-tengok/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Feb 2011 15:37:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Information]]></category>
		<category><![CDATA[orchestra]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2821</guid>
		<description><![CDATA[Seperti yang mungkin telah Anda ketahui, saya akan membagikan sebuah tulisan berseri baru mengenai orkestra-orkestra terbaik dunia. Saat ini saya &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/02/06/20-orkes-terbaik-dunia-mari-tengok/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2821&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Seperti yang mungkin telah Anda ketahui, saya akan membagikan sebuah tulisan berseri baru mengenai orkestra-orkestra terbaik dunia. Saat ini saya akan mengupasnya berdasarkan daftar 20 orkestra terbaik berdasarkan majalah Gramophone, sebuah majalah musik klasik yang diterbitkan di Inggris dan sangat populer. Gramophone sendiri juga menyelenggarakan anugerah musik klasik setiap tahunnya. Daftar ini sendiri diterbitkan Gramophone pada tahun 2008.</p>
<p><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/02/gramophone-mag.jpg"><img class="aligncenter" title="Gramophone mag" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/02/gramophone-mag.jpg?w=367&#038;h=63" alt="" width="367" height="63" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Daftar 20 buah orkestra terbaik ini didasarkan pada pendapat jurnalis musik dan kritikus musik dari berbagai negara. mereka diantaranya: Rob Cowan, James Inverne, James Jolly (semua dari Gramophone, UK), Alex Ross (the New Yorker, US), Mark Swed (Los Angeles Times, US), Wilhelm Sinkovicz (Die Presse, Austria), Renaud Machart (Le Monde, France), Manuel Brug (Die Welt, Germany), Thiemo Wind (De Telegraaf, the Netherlands), Zhou Yingjuan (editor, Gramophone China) dan Soyeon Nam (editor, Gramophone Korea).</p>
<p style="text-align:justify;">Daftar ini memang terbatas pada orkestra simfonik umum, modern romantik dan tidak termasuk orkes-orkes era musik tertentu seperti yang banyak ditemukan di Eropa dan Amerika, orkes khusus musik reinansans, ataupun orkes musik barok.</p>
<p style="text-align:justify;">Penilaian para kritikus di atas tidaklah bersifat mutlak. Pun saya percaya demikian, bahwa musik dan kualitas orkes tidak bisa diperingkatkan seperti yang dilakukan oleh Gramophone ini -bahkan Gramophone percaya daftar ini pasti kontroversial-, namun saya mengambil daftar ini sebagai titik mula, memperkenalkan cakrawala orkestra-orkestra ternama dunia kepada para pembaca sekalian.</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti yang telah diterbitkan kemarin, Czech Philharmonic adalah terbaik ke-20. Mari kita kupas satu per satu setiap minggu, sampai pada akhirnya siapakah orkes yang menempati peringkat pertama.</p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/information/'>Information</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/orchestra/'>orchestra</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/renungan/'>Renungan</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2821/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2821/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2821/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2821/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2821/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2821/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2821/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2821/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2821/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2821/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2821/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2821/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2821/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2821/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2821&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2011/02/06/20-orkes-terbaik-dunia-mari-tengok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/02/gramophone-mag.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Gramophone mag</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>20 World Best Orchestra Countdown: Czech Philharmonic Orchestra</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2011/02/05/20-world-best-orchestra-countdown-czech-philharmonic-orchestra/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2011/02/05/20-world-best-orchestra-countdown-czech-philharmonic-orchestra/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Feb 2011 17:50:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Information]]></category>
		<category><![CDATA[orchestra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2811</guid>
		<description><![CDATA[Czech Philharmonic Orchestra is the most respected orchestra in Czech Republic and is based in Prague. In 2008, this orchestra &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/02/05/20-world-best-orchestra-countdown-czech-philharmonic-orchestra/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2811&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Czech Philharmonic Orchestra is the most respected orchestra in Czech Republic and is based in Prague. In 2008, this orchestra was ranked as the 20th best orchestra in the world based on classical music magazine, Gramophone. The rating itself was based on a pool of votes by a number of well-respected critics around the world.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 458px"><img class=" " title="Czech Philharmonic" src="http://www.ceskafilharmonie.cz/articlemedia/author_J_Chrapek_CPO_2-2-06.JPG" alt="" width="448" height="298" /><p class="wp-caption-text">Czech Philharmonic - pic from Czech Philharmonic official website</p></div>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-2811"></span>Based in Prague &#8211; one of Europe&#8217;s culture centers -, Czech Philharmonic has grown from orchestra of the Prague National Philharmonic. Czech Philharmonic Orchestra was born in 1896 and had its first concert at the <a href="../2009/01/11/architecture-for-music-rudolfinum/#more-1499">Rudolfinum</a> led by conductor<a title="Antonín Dvořák" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Anton%C3%ADn_Dvo%C5%99%C3%A1k"> Antonín Dvořák</a>, one of Czech well-known composers.</p>
<p style="text-align:justify;">Czech Phil became fully independent from the opera house in 1901 and at the beginning was led by Ludvík Čelanský. Afterwards, many of distinguished conductors led this orchestra as its music director, among them are Václav Talich, Rafael Kubelík, Karel Ančerl, Václav Neumann, Jiří Bělohlávek, Vladimir Ashkenazy. Located in the heart of Europe, the orchestra receive a considerable amount of influence from East and also West Europe which enables it to develop its distinctive sound quality.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 470px"><img title="Rudolfinum front facet" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2008/12/800px-prag_rudolfinum1.jpg?w=460&#038;h=345&#038;h=345" alt="" width="460" height="345" /><p class="wp-caption-text">Rudolfinum</p></div>
<p style="text-align:justify;">Currently Israeli conductor Inbal Eliahu is the music director of the Czech Symphony Orchestra since 2009. In 2012, Jiří Bělohlávek will again take this post and lead this orchestra. The info would not be so helpful if you see no example of the orchestra playing. Below is the the Czech Philharmonic with Ashkenazy playing Smetana&#8217;s Vltava.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/02/05/20-world-best-orchestra-countdown-czech-philharmonic-orchestra/"><img src="http://img.youtube.com/vi/h8G9qHNS68s/2.jpg" alt="" /></a></span></p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/information/'>Information</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/orchestra/'>orchestra</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2811/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2811/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2811/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2811/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2811/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2811/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2811/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2811/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2811/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2811/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2811/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2811/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2811/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2811/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2811&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2011/02/05/20-world-best-orchestra-countdown-czech-philharmonic-orchestra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.ceskafilharmonie.cz/articlemedia/author_J_Chrapek_CPO_2-2-06.JPG" medium="image">
			<media:title type="html">Czech Philharmonic</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2008/12/800px-prag_rudolfinum1.jpg?w=460&#38;h=345" medium="image">
			<media:title type="html">Rudolfinum front facet</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Twilite dan Nodame Menjangkau Massa Melalui Musik</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2011/01/28/twilite-dan-nodame-menjangkau-massa-melalui-musik/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2011/01/28/twilite-dan-nodame-menjangkau-massa-melalui-musik/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Jan 2011 09:21:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Concert reviews]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2801</guid>
		<description><![CDATA[Konser musik klasik yang penuh sesak di gedung berkapasitas lebih dari 1000 orang merupakan pemandangan yang cukup langka, tapi pemandangan &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/01/28/twilite-dan-nodame-menjangkau-massa-melalui-musik/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2801&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/01/cantabile-1.jpg"><img class="aligncenter" title="Cantabile 1" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/01/cantabile-1.jpg?w=460&#038;h=162" alt="" width="460" height="162" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Konser musik klasik yang penuh sesak di gedung berkapasitas lebih dari 1000 orang merupakan pemandangan yang cukup langka, tapi pemandangan itu dapat dijumpai di Balai Sarbini, 27 Januari lalu. Sungguh, rupanya begitu besar nama Twilite Orchestra dan juga sukses pemasaran konser ini. Tidak heran apabila ini merupakan pada hari pertama penjualan tiket konser, tiket telah terjual habis &#8211; mungkin diborong para calo yang sebelum konser memadati pelataran depan Balai Sarbini.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Cantabile&#8221; yang berarti &#8220;dengan bernyanyi&#8221; adalah tajuk malam itu. Cantabile sendiri selain sebuah istilah musik, juga merupakan cuplikan dari judul komik, anime, dan drama televisi Jepang yang cukup tersoho Nodame Cantabile, yang mengisahkan kisah romantis 2 mahasiswa jurusan musik. Sebuah drama romantis ini unik karena mengemas kehidupan mahasiswa jurusan musik dan dipenuhi dengan cuplikan-cuplikan musik klasik.<span id="more-2801"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Malam ini Twilite Orchestra membawakan beberapa karya simfonik klasik yang beberapa cuplikannya diambil untuk Nodame Cantabile, di antaranya bagian pertama Symphony no.7 Beethoven, Rhapsody in Blue karya Gerswin, Piano Concerto no.2 dari Rachmaninoff. Etude Chopin op.10 no.4 dan Danse Russe dari Petrouchka karya Stravinsky juga ditampilkan oleh dua pianis solo Gita Bayuratri dan Victoria Audrey Sarasvathi, keduanya bermain dengan cemerlang dan dengan temperamen yang menakjubkan. Sebagai pianis yang lebih muda, Audrey telah membuktikan potensinya yang tentunya terus kita nantikan di masa mendatang. Dua karya simfonik lain yang dibawakan adalah Montagues and Capulets dari Romeo and Juliet karya Prokofiev dan bagian pertama dari Symphony no.4 Mendelssohn.<a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/01/cantabile-3.jpg"></a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/01/cantabile-3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2805" title="Cantabile 3" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/01/cantabile-3.jpg?w=529" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Dua pianis Kazuha Nakahara yang membawakan Rhapsody in Blue dan Levi Gunardi yang membawakan seluruh Concerto Piano no.2 Rachmaninoff tampil dengan amat mengesankan. Keduanya bermain dengan penguasaan keyboard dan teknik yang mumpuni. Wibawa pun muncul dalam setiap aksen dan forte, begitu juga dengan keanggunan pada setiap kelembutan dan kecermatan permainan cepat.  Pianis asal Jepang dan Indonesia ini menunjukkan bahwa mereka mampu bermain di atas waktu, serasa memanipulasi birama dengan rubato dan irama dengan bebas. Keduanya terutama Levi, begitu menyedot penonton untuk masuk ke dalam musik. Yang paling nyata adalah kedua pianis ini telah menunjukkan kelasnya lewat permainan apik dan menawan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai sebuah orkes, Twilite Orchestra juga telah bermain dengan cukup baik. Instrumen gesek bermain dengan melankoli sembari ditimpali oleh instrumen tiup yang bermain dengan berani. Di beberapa tempat terdengar orkes mengambil alih permainan dari Addie MS selaku konduktor untuk membentuk kalimat dan membentuk rubato yang terbilang sempurna. Sayangnya di banyak tempat, tampaknya Addie MS tidak memberikan banyak ruang bagi orkestra untuk bernafas dalam musik mereka. Rubati yang bisa dibentuk karena cantabile di karya Gershwin dan Rachmaninoff seringkali tidak terjadi dikarenakan dimensi yang terlalu sempit sehingga mengekang bagi musik. Balans dan saling respon disertai permainan watak juga beberapa kali kurang tergarap dengan maksimal.</p>
<p style="text-align:justify;">Walapun demikian, sebagai sebuah konser yang menjangkau khalayak ramai dan mengundang mereka untuk mengenal musik klasik, konser ini terbilang sukses besar. Mengangkat tema ikon populer Jepang untuk menjadi tema konser tentunya mengundang banyak orang di luar komunitas &#8220;dia-lagi-dia-lagi&#8221; untuk turut menikmati dan merasakan pesona musik klasik. Dan atas prestasi ini Addie MS, Twilite Orchestra dan para solois telah membuka kembali pintu musik klasik. Selamat!</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/01/cantabile-2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2806" title="Cantabile 2" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/01/cantabile-2.jpg?w=529" alt=""   /></a></p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/concert-reviews/'>Concert reviews</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2801/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2801/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2801/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2801/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2801/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2801/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2801/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2801/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2801/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2801/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2801/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2801/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2801/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2801/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2801&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2011/01/28/twilite-dan-nodame-menjangkau-massa-melalui-musik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/01/cantabile-1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Cantabile 1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/01/cantabile-3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Cantabile 3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/01/cantabile-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Cantabile 2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menggali Makna: &#8220;Musik Tidak Bisa Bohong&#8221;</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2011/01/23/menggali-makna-musik-tidak-bisa-bohong/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2011/01/23/menggali-makna-musik-tidak-bisa-bohong/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Jan 2011 18:33:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Concert reviews]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2791</guid>
		<description><![CDATA[Lembut, tegar dan mendalam inilah kesan yang membekas pada permainan piano Iravati M Sudiarso Sabtu malam lalu. Setelah beberapa tahun &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2011/01/23/menggali-makna-musik-tidak-bisa-bohong/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2791&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/01/iravati3.jpg"></a><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/01/iravati1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2792" title="Iravati1" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/01/iravati1.jpg?w=529" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Lembut, tegar dan mendalam inilah kesan yang membekas pada permainan piano Iravati M Sudiarso Sabtu malam lalu. Setelah beberapa tahun vakum dari resital solo, malam itu Iravati M. Sudiarso kembali ke panggung Gedung Kesenian Jakarta.</p>
<p style="text-align:justify;">Resital tunggal malam ini memang terkesan sangat personal bagi Iravati maupun pendengar. Setiap karya mengesankan kenangan Iravati akan para gurunya, Leon Fleisher, Mieczyslav Munz dan Walter Hautzig. Pada karya-karya yang lain, juga terkesan kenangan pianis yang didaulat MURI sebagai Empu Pianis Indonesia ini dengan rekan-rekan sejawat musisi seperti komposer Rusia Dmitri Kabalevsky dan komposer Indonesia Amir Pasaribu yang beliau kenal secara pribadi.<span id="more-2791"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Variasi pada f minor Hob XVII/6 karya Haydn menjadi pembuka konser malam itu, dan kemudian dilanjutkan dengan Sonata no.3 op.46 karya Dmitri Kabalevsky. Sedang babak kedua giliran dua karya komposer Amir Pasaribu, Indyhiang dan Sriwijaya Variations yang memang ditulis di tahun 1960an untuk dipentaskan Iravati di Amerika Serikat. Dan akhirnya konser ditutup dengan 3 karya Chopin, Grand Valse Brilliante dan 2 Nocturne, op. posth dalam cis minor dan op.27 no.1 yang cukup populer.</p>
<p style="text-align:justify;">Di usianya yang tidak lagi muda, Ibu Ira, begitu ia biasa dipanggil, masih menunjukkan kepiawaiannya dalam mengolah rasa dalam nada. Bermain solo bukanlah suatu hal yang mudah, dibutuhkan stamina fisik dan mental yang luar biasa untuk bisa mengemas sebuah rangkaian konser secara utuh, dan itulah yang diperlihatkannya pada konser kemarin, sebagai sebuah pesan bagi generasi muda.<a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/01/iravati4.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2794" title="Iravati4" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/01/iravati4.jpg?w=529" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa orang mungkin ada yang merasa Ibu Ira bermain dengan tempo yang relatif lebih lambat dari kebanyakan orang. Namun dalam permainannya, terkandung pesan bahwa keindahan musik bukan hanya dilihat dari sisi permainan cepat dan briliant, tetapi juga dari kedalaman setiap untaian nada.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemilau nada bisa didengar dari setiap tarikan nafas musik dan juga ornamentalia. Begitu juga gelapnya kepedihan terasa begitu menusuk dalam setiap nada yang diproyeksikan secara utuh kepada penonton. Sedari karya Haydn yang seringkali tidak tergali kedalaman tonalitasnya hingga Chopin yang memang mengeksplorasi tone secara khusus, Ibu Ira menampilkan kejernihan yang berbalut melankoli dengan pengendalian bobot nada yang mencengangkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Kehadirannya di atas panggung juga terkesan berbeda. Ketika ia muncul di pentas, seakan magnet yang kuat menarik mata penonton untuk terpaku pada Ibu Ira dan pianonya. Magnet ini kemudian berubah menjadi fokus yang mantap pada tarikan nafas pertama yang menghantar seluruh penonton pada musik. Karenanya, bahkan kesalahan memainkan nada sekalipun seakan menjadi bagian dari musik itu sendiri. Fokus setaraf ini tentunya membutuhkan stamina dan juga karisma panggung yang luar biasa, suatu hal yang tentunya menantang bagi seorang Iravati yang tidak lagi muda.</p>
<p style="text-align:justify;">Resital kali ini memang terasa begitu personal bagi mereka yang mengenal Iravati M. Sudiarso. Dan musik yang dipilih dan dibawakan pun seakan berbicara langsung dan gamblang dari hati. Memang benar kata Iravati, &#8220;Musik tidak bisa berbohong.&#8221; Dan beliau dengan sungguh membuktikan pernyataan itu.</p>
<p><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/01/iravati3.jpg"><img class="aligncenter" title="Iravati3" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/01/iravati3.jpg?w=423&#038;h=291" alt="" width="423" height="291" /></a></p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/concert-reviews/'>Concert reviews</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2791/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2791/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2791/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2791/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2791/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2791/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2791/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2791/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2791/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2791/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2791/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2791/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2791/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2791/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2791&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2011/01/23/menggali-makna-musik-tidak-bisa-bohong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/01/iravati1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Iravati1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/01/iravati4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Iravati4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2011/01/iravati3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Iravati3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Chopin dan 3 Perspektif</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2010/12/11/chopin-dan-3-perspektif/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2010/12/11/chopin-dan-3-perspektif/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Dec 2010 17:41:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Concert reviews]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2776</guid>
		<description><![CDATA[Hanya Chopin yang bisa begini, inilah yang terlontar di benak pada saat pertunjukan “Tiga Pianis Besar Indonesia” yang diselenggarakan untuk &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2010/12/11/chopin-dan-3-perspektif/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2776&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/12/3-pianis-2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2783" title="3 pianis 2" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/12/3-pianis-2.jpg?w=529" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Hanya Chopin yang bisa begini, inilah yang terlontar di benak pada saat pertunjukan “Tiga Pianis Besar Indonesia” yang diselenggarakan untuk memperingati 200 tahun hari lahir komponis Frederick Chopin.</p>
<p style="text-align:justify;">Tiga maestra piano Indonesia, Iravati Sudiarso, Pudjiwati Insia Effendi, dan Kuei Pin Yeo berada di satu panggung di Usmar Ismail Hall adalah suatu kejadian yang terbilang langka. Di tengah kesibukan membina yayasan dan institusi yang akhirnya identik dengan persona mereka masing-masing, kecintaan mereka kepada Chopin yang mendedikasikan seluruh hidupnya untuk menulis karya pianolah yang memampukan mereka untuk meluangkan waktu untuk turut serta tampil dalam acara yang digagas Dewan Kesenian Jakarta ini.<br />
<span id="more-2776"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai sebuah pergelaran yang mengangkat 3 orang ibu bagi banyak pianis di Indonesia, pagelaran ini sangatlah kaya untuk disimak. Masing-masing maestra mengangkat karya-karya monumental Chopin dan membalutnya dengan kepribadian masing-masing di atas piano.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/12/3-pianis-1.jpg"><img class="size-medium wp-image-2784 alignright" style="margin:4px 5px;" title="3 pianis 1" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/12/3-pianis-1.jpg?w=199&#038;h=300" alt="" width="199" height="300" /></a>Pertama tampil adalah Maestra Iravati yang membawakan Grande Valse Brilliante op.34 no.2, Nocturne op.27 no.1 dan Etude op.25 no.1. Dilanjutkan oleh Maestra Pudjiwati dengan Nocturne op.15 no.2, Impromptu op.36 dan Ballade op.52. Konser pun ditutup oleh Maestra Yeo dengan Nocturne op. posth c# minor, Etude op.10 no.8, dan Andante Spinato &amp; Grande Polonaise Brilliante. Masing-masing pianis membawakan dengan warna yang sama sekali berbeda.</p>
<p style="text-align:justify;">Ibu Iravati mengeksplorasi kedalaman Chopin yang terasa pekat. Dengan kharisma panggung yang begitu kuat, Ibu Iravati bermain dengan kontrol rubato yang luar biasa, memanipulasi dimensi ruang musik hingga batasan tempo tidak lagi menjadi halangan. Dalam tempo yang relatif lambat, beliau tetap mampu bertutur dalam setiap kedalaman nada melalui proyeksi yang unik. Perspektif Chopin sebagai penyair piano melankolis namun tegar tergambar begitu jelas di awal pagelaran ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Ibu Insia mengetengahkan Chopin yang berbeda melalui karya-karya yang beliau bawakan. Kali ini warna cerah dari Chopin yang diketengahkan kepada hadirin. Tone yang mengalun dan menyanyi dirangkaikan tanpa putus oleh Ibu Insia dihiasi dengan keriangan, mengingatkan kepada pendengar bahwa Chopin juga seorang yang ramah, halus dan selalu dikelilingi oleh sahabat dan penggemarnya. Ibu Insia juga memberikan warna tradisi chordal germanik tersendiri yang berbeda dari dua pianis lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/12/3-pianis-3.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2785" title="3 pianis 3" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/12/3-pianis-3.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" width="300" height="199" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Lain Ibu Ira, lain Ibu Insia, lain lagi Ibu Kuei Pin. Sebagai yang termuda di antara kedua maestra lainnya, Ibu Kuei Pin mengangkat semangat yang menyala serta eksekusi yang bertenaga dan bersih. Chopin yang dinamis dan di masanya juga menjadi pianis idola bersama dengan Franz Liszt tersampaikan dengan jelas di sini. Proyeksinya yang megah dan tempo relatif cepat memberikan kesan akan Chopin yang juga mampu mengundang decak kagum dan virtuosik, lagi-lagi berbeda dengan kedua pianis sebelumnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari pagelaran ini kita menyadari bahwa pianis sesepuh kita juga adalah manusia yang ada batas dan kekurangan. Jelas dari segi usia, mereka juga sudah tidak muda lagi. Namun sebagai manusia inilah terlihat pribadi mereka yang mencintai musik dan pribadi inilah akhirnya menggerakkan banyak anak didik mereka juga untuk mencintai musik, dan dari tangan dingin maestra-maestra inilah banyak pianis-pianis muda Indonesia terbentuk. Tapi mungkin dari musik Chopin yang multifaset inilah 3 pianis ini berpesan, bahwa keindahan dan kekayaan musik adalah ketika keindahan dan kekayaan itu dibagikan bersama&#8230;</p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/concert-reviews/'>Concert reviews</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2776/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2776/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2776/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2776/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2776/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2776/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2776/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2776/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2776/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2776/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2776/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2776/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2776/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2776/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2776&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2010/12/11/chopin-dan-3-perspektif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/12/3-pianis-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">3 pianis 2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/12/3-pianis-1.jpg?w=199" medium="image">
			<media:title type="html">3 pianis 1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/12/3-pianis-3.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">3 pianis 3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dari Eksperimentasi Posisi Menuju Kualitas</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2010/11/20/posisi-menentukan-prestasi/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2010/11/20/posisi-menentukan-prestasi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Nov 2010 18:56:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Choir]]></category>
		<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Concert reviews]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2766</guid>
		<description><![CDATA[Jumat malam (19/11) giliran Jakarta yang dikunjungi Paduan Suara Mahasiswa Universitas Parahyangan yang adalah satu paduan suara universitas yang telah &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2010/11/20/posisi-menentukan-prestasi/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2766&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Jumat malam (19/11) giliran Jakarta yang dikunjungi Paduan Suara Mahasiswa Universitas Parahyangan yang adalah satu paduan suara universitas yang telah berprestasi gemilang selama satu setengah dekade ini. Magnificat menjadi tema konser menjelang Natal ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Jiwaku memuliakan Tuhan, itulah arti dari Magnificat, sebuah rangkaian pujian yang semenjak abad pertengahan sudah menjadi inspirasi bagi banyak komposer untuk menulis karya untuk rangkaian pujian ini. Salah satunya adalah komposer Inggris John Rutter yang lahir pada tahun 1945. Karya ini mengisi sesi pertama dari konser yang diadakan di Usmar Ismail Hall dan dipimpin oleh Paulus Yoedianto.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai sebuah karya pujian, karya ini memang cukup menantang terutama karena terdiri dari tujuh bagian yang mengeksplor banyak kemungkinan musikal. Semangat yang ritmis dan menyala berpadu dengan frase lembut yang terinspirasi dari melodi Anglo-saxon khas Irlandia, sedang yang lain dari garis melodi Gregorian. Sungguh membuat karya ini beraneka warna.<span id="more-2766"></span></p>
<p style="text-align:justify;">PSM Unpar membawakan karya ini dengan rapi dan bersih, suatu pencapaian yang patut diacungi jempol, karena karya ini tergolong panjang dan cukup memakan stamina. Sayangnya kerapihan ini menyebabkan paduan suara kurang bebas dalam mengeksplorasi semangat dari karya yang menyala dan kaya dengan aksen-aksen dinamis  yang sebenarnya terlihat jelas dari aksentuasi teks Latin yang digunakan maupun form musiknya. Mirta Hartono pun sebagai solois wanita memikat terutama di nomor Gloria Patri. Pianis Andrew Sudjana bermain dengan sangat brilian ketika mengiringi paduan suara ini. Denting pianonya bersih dan kontrol warna dan suasana yang baik sembari terus mengajak paduan suara untuk lebih ekspresif.</p>
<p style="text-align:justify;">Di bagian kedua asisten konduktor Ega Azarya yang mengambil giliran memimpin paduan suara yang telah banyak menelurkan banyak penggiat paduan suara ini. Membawakan karya-karya baru repertoir paduan suara secara acapella dan dilanjutkan dengan beberapa karya musik Natal yang dimedley dalam rangkaian jazz, Ega berhasil membawa paduan suara lebih rileks dan lepas dalam menyanyi. Alhasil arsitektur musik pun terbangun dengan kokoh karena didukung oleh suara yang nyaman didengar sekaligus fleksibel.</p>
<p style="text-align:justify;">Teknik bloking penyanyi oleh Ega pun juga bisa dibilang berani untuk mencapai efek suara yang diinginkannya. Hampir di setiap karya ia mengubah posisi berdiri penyanyi untuk memastikan suara yang dihasilkan sesuai dengan karakter karya yang dinyanyikan. Di satu karya ia mencampur seluruh, di tempat lain mengapit para pria di saf kedua dengan wanita di saf satu dan tiga, sedang di tempat lain ia membagi paduan suara menjadi double choir. Dan hasilnya sungguh mencengangkan untuk didengar.</p>
<p style="text-align:justify;">Karya-karya Gabriel Jackson, Peter Wishart, Eric Whitacre, Christopher Norton, Kirby Shaw dan Goff Richards, dan James Pierpoint mewarnai bagian kedua ini. Di empat karya terakhir, Andrew Sudjana pada piano, Sarah Tunggal pada flute, double bassist Rudy Zulkarnaen dan drummer Arifandi Renaldi mengisi nomor2 jazz. Andrew pun mengubah approach karya menjadi jazz, sedang Arifandi sebagai drummer bermain cemerlang dengan kontrol instrumen yang mencerahkan sekaligus mengarahkan karya.</p>
<p style="text-align:justify;">Konser Kamis malam ini menjadi bukti kualitas paduan suara yang baru saja meraih juara pertama pada Llangollen International Musical Eisteddfod. Dan tentunya kita berharap banyak pada paduan suara yang tiada henti berbenah diri ini untuk pencapaian yang lebih gemilang di masa mendatang.</p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/choir/'>Choir</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/concert-reviews/'>Concert reviews</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2766/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2766/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2766/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2766/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2766/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2766/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2766/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2766/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2766/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2766/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2766/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2766/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2766/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2766/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2766&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2010/11/20/posisi-menentukan-prestasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dari Dubrovnik ke Jakarta</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2010/10/30/dari-dubrovnik-ke-jakarta/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2010/10/30/dari-dubrovnik-ke-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Oct 2010 18:31:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Choir]]></category>
		<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Concert reviews]]></category>
		<category><![CDATA[orchestra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2754</guid>
		<description><![CDATA[Oleh-oleh dari 7000 mil, inilah tema yang diangkat dalam pagelaran Dubrovnik Symphony Orchestra yang dikomandani Noorman Widjaja pada Jumat malam &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2010/10/30/dari-dubrovnik-ke-jakarta/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2754&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/10/dubrovnik2.jpg"></a><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/10/dubrovnik1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2756" title="Dubrovnik1" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/10/dubrovnik1.jpg?w=529" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Oleh-oleh dari 7000 mil, inilah tema yang diangkat dalam pagelaran Dubrovnik Symphony Orchestra yang dikomandani Noorman Widjaja pada Jumat malam lalu.</p>
<p>Mengusung beberapa solois, pergelaran konser yang diadakan di Aula Simfonia Jakarta ini mengangkat banyak karya simfonik dari zaman romantik. Pianis Ani Takidze, violinis Iskandar Widjaja, soprano Lorena Campari dan tenor Kim Jeong Kyu adalah beberapa solois yang tampil malam itu.<span id="more-2754"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Ani Takidze tampil memukau dengan Piano Concerto no.1 karya Frederick Chopin yang diperingati 200 tahun lahirnya tahun ini. Terlihat jelas bahwa Ani adalah pianis yang sangat terlengkapi dengan kecepatan jari yang kokoh khas Rusia namun juga memiliki sensitifitas yang mendalam ketika memainkan konserto yang digolongkan tersulit oleh kebanyakan pianis. Setiap untaian nada terangkai dengan cermat dan bersih juga dengan aksentuasi yang kaya namun natural. Sayangnya ukuran piano yang digunakan tidak mampu mengimbangi volume orkestra, sehingga di beberapa bagian tidak terlalu terdengar.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/10/dubrovnik2.jpg"><img class="aligncenter" title="Dubrovnik2" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/10/dubrovnik2.jpg?w=389&#038;h=290" alt="" width="389" height="290" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Iskandar sendiri membawakan karya Carmen Fantasy untuk Biola dan Orkes. Gubahan Sarasate atas tema-tema opera karya Bizet ini merupakan karya virtuos untuk biola. Namun Iskandar Widjaja yang mengenyam pendidikannya di UDK Berlin, bermain dengan penuh energi dan teknik tinggi. Nada-nada tinggi dan harmonik dieksekusi dengan cukup bersih. Cukup jarang kita melihat violinis muda bermain dengan penguasaan yang matang di Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">Soprano Lorena Campari dan tenor Kim Jeong Kyu juga tampil cukup mempesona. Proyeksi yang jelas membahana seakan menari di atas permainan orkes dan paduan suara Batavia Madrigal Singers.</p>
<p style="text-align:justify;">Secara umum konser ini sukses. Dubrovnik sendiri memiliki warna suara yang cukup kental, kaya dan berisi khas kebanyakan orkes Eropa Timur, interpretasi pun cukup baik. Kemampuan rata-rata pemainnya juga cukup tinggi, namun sayang sekali orkes asal Kroasia dan dibentuk tahun 1925 ini memiliki kendala dalam presisi. Beberapa kali terdengar di banyak tempat yang membutuhkan ketelitian nada saat eksekusi seakan terlewat begitu saja tanpa digarap bersama.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun bagaimana pun juga menyaksikan sebuah orkes Eropa bermain di Indonesia bukanlah kesempatan yang sering terjadi di Indonesia, bahkan Jakarta sekalipun. Dubrovnik beserta oleh-oleh musik dari Noorman Widjaja ini pun pasti akan memperluas khasanan penikmat musik yang menyaksikannya. Sungguh sayang karena aula malam itu lebih banyak kosong daripada terisi.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/10/dubrovnik3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2757" title="Dubrovnik3" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/10/dubrovnik3.jpg?w=529" alt=""   /></a></p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/choir/'>Choir</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/concert-reviews/'>Concert reviews</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/orchestra/'>orchestra</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2754/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2754/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2754/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2754/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2754/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2754/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2754/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2754&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2010/10/30/dari-dubrovnik-ke-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/10/dubrovnik1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Dubrovnik1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/10/dubrovnik2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Dubrovnik2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/10/dubrovnik3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Dubrovnik3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsistensi Seorang Aning</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2010/10/29/konsistensi-seorang-aning/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2010/10/29/konsistensi-seorang-aning/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Oct 2010 17:51:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Art songs]]></category>
		<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Concert reviews]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2746</guid>
		<description><![CDATA[Meniti karier di dunia musik selama 25 tahun tidaklah mudah. Mencapai puncak dan terhitung sebagai penyanyi terlebih penyanyi seriosa kelas &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2010/10/29/konsistensi-seorang-aning/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2746&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/10/aning-25th3.jpg"><img class="aligncenter" title="Aning 25th3" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/10/aning-25th3.jpg?w=460&#038;h=343" alt="" width="460" height="343" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Meniti karier di dunia musik selama 25 tahun tidaklah mudah. Mencapai puncak dan terhitung sebagai penyanyi terlebih penyanyi seriosa kelas atas Indonesia tentu bukanlah suatu pencapaian dalam waktu semalam. Ya, 25 tahun Aning Katamsi meniti karier musik sebagai soprano di Indonesia dan mengukuhkan diri sebagai penyanyi yang tergolong aktif di kancah permusikan Nusantara.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang membuatnya berbeda adalah seorang Aning yang tidak hanya berkarya di ranah musik klasik tetapi juga di ranah musik lain dan berkolaborasi dengan banyak musisi lokal dan mancanegara dari berbagai gaya musik. Konsistensi, sebagaimana dikatakan oleh Addie MS, adalah kunci bagaimana Aning bisa mencapai prestasinya saat ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Konsistensi ini pula yang terlihat dalam penampilan kemarin bertajuk &#8220;Benang Merah Cinta&#8221; yang menjadi penanda 25 tahun Aning berkarya di belantika musik Indonesia.<span id="more-2746"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai penanda 25 tahun, Aning mencoba menapaki kembali karya-karya yang menjadi tulang punggung dalam karyanya sebagai soprano Indonesia. Jajaran tembang puitik nasional maupun luarnegeri disertai nomor-nomor aria opera menyiratkan perjalanan Aning selama ini.<a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/10/aning-25th1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2748" title="Aning 25th1" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/10/aning-25th1.jpg?w=300&#038;h=202" alt="" width="300" height="202" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai pembuka, karya-karya Mochtar Embut dan lieder dari Gluck, Schubert, Liszt, Hageman and Strauss. Bersama pianis Levi Gunardi, tembang puitik dibawakan dengan menarik dan penuh penghayatan, sebagaimana seorang Aning yang memang mendalami tembang puitik secara khusus. Namun dari beberapa lagu pertama, sempat terlintas di benak, Aning tidak dalam kondisi terbaiknya.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun bagian pertama belum apa-apa jika dibandingkan dengan bagian kedua. Di bagian kedua ini, Aning justru bersinar lebih terang. Dengan interpretasi yang kuat pada aria-aria Mozart dari Opera Don Giovanni dan Le Nozze de Figaro, serta aria Bizet dari operanya Carmen dan aria Un Bel Di karya Puccini dari opera Madama Butterfly. Kemampuan Aning untuk membentuk suasana pun cukup terasa malam itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Memang, di bagian kedua ini terlihat bahwa suara Aning tidak dalam performa terbaiknya. Terdengar beberapa kali terdengar bahwa ia harus memaksa diri meraih nada-nada tinggi yang sejauh pengamatan penulis dapat dieksekusi dengan lebih baik dan natural. Pendengar pun smpat merasa waswas apakah suara soprano berusia 41 tahun ini dapat menyelesaikan konser sampai akhir.</p>
<p style="text-align:justify;">Tetapi di sinilah terlihat makna konsistensi yang dipegang Aning. Selain rutin berkarya, kebulatan tekad dan konsistensi inilah yang membuatnya mampu bertahan hingga akhir pergelaran kemarin. Benar-benar sebuah tanda kekuatan hati seorang Aning. Penonton pun terkesima hingga not terakhir, Indonesia Pusaka yang diiringi dengan apik oleh Levi pun menjadi penutup manis konser semalam.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/10/aning-25th21.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2750" title="Aning 25th2" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/10/aning-25th21.jpg?w=529" alt=""   /></a></p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/art-songs/'>Art songs</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/concert-reviews/'>Concert reviews</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2746/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2746/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2746/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2746/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2746/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2746/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2746/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2746/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2746/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2746/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2746/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2746/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2746/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2746/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2746&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2010/10/29/konsistensi-seorang-aning/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/10/aning-25th3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Aning 25th3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/10/aning-25th1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Aning 25th1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/10/aning-25th21.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Aning 25th2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Warna-warni Kesederhanaan</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2010/09/29/warna-warni-kesederhanaan/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2010/09/29/warna-warni-kesederhanaan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Sep 2010 10:48:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Concert reviews]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2741</guid>
		<description><![CDATA[Bagi kebanyakan orang, instrumen gitar sepertinya adalah alat musik populer yang paling mudah dimainkan. Nyatanya, memainkan gitar secara baik dan &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2010/09/29/warna-warni-kesederhanaan/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2741&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/09/migueltrapaga1.jpg"><img class="alignleft" style="margin:3px;" title="MiguelTrapaga1" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/09/migueltrapaga1.jpg?w=252&#038;h=300" alt="" width="252" height="300" /></a>Bagi kebanyakan orang, instrumen gitar sepertinya adalah alat musik populer yang paling mudah dimainkan. Nyatanya, memainkan gitar secara baik dan benar pun dengan teknik-tekniknya jauh sekali dari mudah.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun dalam konser Selasa malam kemarin di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki Jakarta, yang nampak malah berbeda. Di pagelaran semalam, di mata awam jelas sekali bahwa karya yang dimainkan adalah karya musik dengan tingkat kesulitan yang tinggi, namun di tangan sang gitaris, nampak semua dapat dimainkan dengan mudah. Ya, gitaris itu bernama Miguel Trapaga.</p>
<p style="text-align:justify;">Gitaris kelahiran Spanyol 43 tahun lalu ini, menggelar konser di Jakarta dalam rangkaian turnya ke Indonesia dengan tampil di beberapa kota sambil juga membuka kelas pakar bagi para gitaris.<span id="more-2741"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam konser malam itu, musikalitas dan akurasi tinggi Trapaga yang membuat para penonton terpana. Eksekusi teknik dilakukan tanpa cela, menghasilkan artikulasi yang jelas dan tone yang penuh bahkan dalam untaian nada yang sangat rumit dan menantang. Rentang dinamika pun seakan begitu lebar membuat permainan sangat berwarna. Di tangannya arah musik pun menjadi jelas meskipun sempat terlihat pada Sevilla Albeniz, Trapaga seperti kehilangan arah permainan.</p>
<p style="text-align:justify;">Trapaga yang juga adalah dosen gitar di Royal Conservatory Madrid, telah meraih berbagai penghargaan baik di Spanyol maupun di daratan Amerika. Dan dalam konser ini ia memainkan karya-karya dari Sor, del Puerto, Bautista, Ananda Sukarlan, Albeniz, Tarrega, Pujol dan Aguado.</p>
<p style="text-align:justify;">Bertenaga sembari diselingi permainan melankolis seringkali itulah yang menjadi citra musik Spanyol. Namun dalam permainan Trapaga, jelas terlihat bagaimana ia meramu kedua emosi tersebut dengan begitu apik. Terdengar kualitas sendu yang cukup kental dalam permainannya juga dalam permainan yang berenergi sekalipun. Inilah yang menyebabkan permainannya memiliki sentuhan personal yang kuat.</p>
<p style="text-align:justify;">Sayangnya akustik Teater Kecil nampaknya kurang bersahabat bagi instrumentalis gitar. Dengan akustik yang cenderung kering tanpa gaung dan resonansi menyebabkan permainan Trapaga menjadi sedikit terkompromikan karena telah termakan peredam maupun akustik yang tidak mampu memproyeksikan suara sampai ke bangku-bangku belakang.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari pengamatan penulis, penonton kemarin malam tidaklah terlalu banyak. Dalam hati jadi terbersit pikiran, “Apakah memang benar gitar alat musik yang populer di masyarakat?” Walaupun demikian, ada satu hal yang pasti, pergelaran Trapaga semalam bisa menjadi contoh yang baik dalam mengolah musik dan rasa, rasa beraneka warna dalam kesederhanaan.</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/concert-reviews/'>Concert reviews</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2741/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2741/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2741/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2741/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2741/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2741/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2741/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2741/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2741/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2741/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2741/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2741/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2741/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2741/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2741&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2010/09/29/warna-warni-kesederhanaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/09/migueltrapaga1.jpg?w=252" medium="image">
			<media:title type="html">MiguelTrapaga1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Komodifikasi Seni, Haramkah?</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2010/09/09/komodifikasi-seni-haramkah/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2010/09/09/komodifikasi-seni-haramkah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Sep 2010 04:56:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Art]]></category>
		<category><![CDATA[Opinion]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2728</guid>
		<description><![CDATA[~terinspirasi dari sini Seberapa jauhkah kita melihat seni sebagai suatu instrumen investasi? Terkadang memang hal ini terlalu mengada-ada sebagian orang, &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2010/09/09/komodifikasi-seni-haramkah/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2728&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>~terinspirasi dari <a href="http://www.theartnewspaper.com/articles/Is%20art%20a%20hedge%20against%20inflation?/21347">sini</a></p>
<p> <a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/09/money1.jpg"><img src="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/09/money1.jpg?w=300&#038;h=229" alt="" title="money1" width="300" height="229" class="aligncenter size-medium wp-image-2730" /></a><br />
Seberapa jauhkah kita melihat seni sebagai suatu instrumen investasi? Terkadang memang hal ini terlalu mengada-ada sebagian orang, terutama penggiat seni. Terlebih bagi mereka yang kukuh berpegang bahwa seni tidak boleh menjadi komoditas yang diperjualbelikan.</p>
<p>Namun  praktek memperjualbelikan seni sudah ada semenjak dahulu. Bahkan secara tidak sadar, seniman yang paling antipati terhadap komodifikasi seni pun sebenarnya sudah masuk dalam praktek ini, dan praktek ini legal. Seniman menjual karyanya untuk mendapat sesuap nasi ataupun menjual tiket untuk pergelarannya, itu juga sudah merupakan jualbeli yang terkadang bahkan dikelola secara profesional, melalui broker dan berbagai media lainnya.</p>
<p>Namun memang bagi banyak orang, seni dapat menjadi instrumen investasi yang sangat menguntungkan, terutama di negara-negara barat di mana saat ini mengalami resesi. Pun ketika perekonomian mereka sehat, tingkat inflasi mereka sangat rendah sehingga return dari investasi seni pun seakan menggiurkan, melebihi 5% setahun.</p>
<p>Pertanyaan bagi kita saat ini adalah memang komodifikasi seni terjadi, dan banyak orang sudah menanggung untung besar dari padanya. Namun umumnya proses ini hanya berjalan pada komoditas seni rupa yang lebih mudah dan lebih tangible. Ya, seni rupa lebih mudah untuk dinilai secara eksplisit, pun jual beli juga menjadi lebih mudah karena  mirip dengan jual beli emas ataupun batu berharga. Hanya saja penaksiran harga yang dilakukan tentunya lebih rumit. Jadi, apakah mungkin komodifikasi ini terjadi pada bentuk seni lainnya, terutama musik?</p>
<p>Memang di dunia musik, musik pop seringkali dituduh sebagai biang kerok komodifikasi musik, sebagian besar dikarenakan memang musik jenis ini yang lebih mudah terjual dan tentunya menambah kocek para penggiat-penggiat musik ini. Namun kejamnya adalah tuduhan bahwa musisi ini menjual jiwanya pada uang sehingga berkarya demi uang dan bukan seni. Tapi apakah memang seni pop dan para penggiatnya karena memang berhasil secara finansial membuat mereka menjadi pengkhianat seni yang harus dipertobatkan?</p>
<p>Atau sebenarnya malah kesalahan ada pada pihak penggiat seni yang &#8216;non-populer&#8217;? Mereka kah yang bertopeng pada ketidaklakuannya seni mereka padahal sebenarnya lebih kepada ketidakmampuan mereka untuk mengolah dan menjual karya mereka secara lebih cerdik? Atau mungkin penggiat seni lebih sering berkutat di studio mereka dan lupa bahwa ada dunia keuangan di luar sana yang siap mendanai seni mereka?</p>
<p>Karena sebenarnya kita semua penggiat seni adalah penjual seni. Pada akhirnya tergantung kemampuan kita dalam mengelola sumber-sumber daya yang ada. Bentuk seni manapun bukanlah alasan ketidak-populeran mereka ataupun bahkan kegagalan mereka supaya berhasil dari segi finansial.</p>
<p> pict from:</p>
<p>http://www.acf-fr.org/i/08-01-17_money8.jpg</p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/art/'>Art</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/opinion/'>Opinion</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2728/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2728/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2728/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2728/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2728/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2728/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2728/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2728/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2728/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2728/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2728/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2728/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2728/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2728/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2728&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2010/09/09/komodifikasi-seni-haramkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/09/money1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">money1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mendefinisikan Kembali Paduan Suara, Luar Biasa!</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2010/08/01/mendefinisikan-kembali-paduan-suara-luar-biasa/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2010/08/01/mendefinisikan-kembali-paduan-suara-luar-biasa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Jul 2010 20:06:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Choir]]></category>
		<category><![CDATA[Concert reviews]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2721</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah konser memang mampu menggetarkan insan penontonnya, namun tidak semua konser bisa melakukannya. Terlebih sebuah konser yang dapat menggetarkan hati &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2010/08/01/mendefinisikan-kembali-paduan-suara-luar-biasa/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2721&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sebuah konser memang mampu menggetarkan insan penontonnya, namun tidak semua konser bisa melakukannya. Terlebih sebuah konser yang dapat menggetarkan hati sekaligus menata kembali konsep sebuah seni, sungguh jarang kita bisa menyaksikannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sungguhpun demikian, Sabtu ini di Aula Barat ITB Bandung, Phillippine Madrigal Singers atau The Madz memang membongkar dan menata kembali konsep seni berpaduan suara para pendengarnya malam itu.<span id="more-2721"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai salah satu paduan suara papan atas di percaturan seni paduan suara dunia, nama The Madz memang tidak asing lagi. Dan dalam rangkaian turnya di Indonesia, Bandung menjadi kota pertama yang disinggahi sekaligus menjadi paduan suara kehormatan dalam 1st ITB International Choir Competition yang diselenggarakan perguruan tinggi teknik ternama ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Membawakan repertoire dari berbagai zaman dari renaisans sampai modern, dipadu dengan musik tradisional serta musik populer, konser malam itu menghantar penonton bukan hanya untuk mengagumi fleksibilitas dan kemampuan mereka dalam mengolah musik dan mengeksplorasi suara, tetapi juga untuk lebih merasakan apa makna keindahan dalam suara manusia dan kekuatannya sebagai sarana berekspresi dan berkomunikasi  intim dengan pendengarnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tampil dengan kepercayaan diri, sebagai penampil kelas dunia, paduan suara yang tumbuh sebagai paduan suara universitas ini tampak begitu rendah hati dan mengajak pendengar untuk seksama menikmati musik yang terdengar sulit sekalipun. Di akhir konser, paduan suara ini juga bekerja sama di atas panggung dengan PS Mahasiswa ITB dan membawakan karya andalan mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Di tangan paduan suara yang dipimpin oleh Mark Anthony Carpio ini, musik terasa digarap secara mendetail dari segi produksi vokal, interpretasi diikuti kontrol yang luar biasa dari para penyanyi. <em>Blending</em> yang seakan menjadi tantangan bagi banyak paduan suara seakan bukan masalah karena kemampuan mereka sebagai ensemble untuk menggarap suara kolektif tanpa harus kehilangan ciri sendiri. Alhasil, musik yang diungkap penerima anugerah Seniman UNESCO untuk Perdamaian terdengar begitu universal dan alami di telinga (betapa pun rumitnya).</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan posisi khas paduan suara ini yang menyanyi sambil duduk dalam setengah lingkaran, mungkin sebagian dari kita keheranan. Tapi posisi yang merupakan reka ulang dari aktivitas duduk bermusik bersama di abad 16 ini sama sekali tidak mengganggu mereka, malahan mereka sungguh lentur dalam bahasa tubuh dan wajah yang semakin mendekatkan para penonton dan fokus pada pengalaman musikal dari hati ke hati yang jujur dan menginspirasi.</p>
<p style="text-align:justify;">The Madz yang didukung 20 orang tenaga vokalis malam itu menjadi tonggak sejarah baru dalam dunia pertunjukan paduan suara di Indonesia. Disaksikan banyak penggiat dunia paduan suara Indonesia sekaligus para undangan dan juri event ITB, konser gala malam itu menerima gemuruh sambutan yang luar biasa.</p>
<p style="text-align:justify;">Penampilan ini tidak tentu datang 2-3 kali, karena kali ini adalah kali yang kedua setelah 3 dekade lebih The Madz tidak tampil di Indonesia. Karenanya, penampilan Madz berikutnya di 3 kota besar Yogya, Surabaya dan Jakarta dalam minggu-minggu ini sungguh amat dinantikan.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun yang pasti, malam itu mendefinisikan kembali sebuah konsep berpaduan  suara, membuka cakrawala akan makna seni paduan suara. Musik yang jujur berbicara ke hati setiap insan. Inspiratif dan luar biasa, BRAVO!!</p>
<p style="text-align:justify;">~Catch their next perfomances&#8230; A must-see perfomance!</p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/choir/'>Choir</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/concert-reviews/'>Concert reviews</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2721/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2721/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2721/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2721/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2721/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2721/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2721/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2721/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2721/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2721/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2721/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2721/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2721/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2721/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2721&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2010/08/01/mendefinisikan-kembali-paduan-suara-luar-biasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Persembahan PSUT untuk Lingkungan Hidup</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2010/06/27/persembahan-psut-untuk-lingkungan-hidup/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2010/06/27/persembahan-psut-untuk-lingkungan-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Jun 2010 10:01:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Choir]]></category>
		<category><![CDATA[Concert reviews]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2714</guid>
		<description><![CDATA[Dapatkah waktu 2 tahun mengubah sebuah paduan suara? Ya, dengan tekad kuat dan kemauan untuk terus berkembang, waktu 2 tahun &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2010/06/27/persembahan-psut-untuk-lingkungan-hidup/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2714&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/06/img_2599-3-email.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2717" title="IMG_2599 -3 email" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/06/img_2599-3-email.jpg?w=529" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/06/img_2599-3-email.jpg"></a>Dapatkah waktu 2 tahun mengubah sebuah paduan suara? Ya, dengan tekad kuat dan kemauan untuk terus berkembang, waktu 2 tahun sudah teramat cukup. Buktinya amat jelas pada pagelaran PS Universitas Tarumanegara bertajuk &#8216;Rhythm of the Earth&#8217; yang dibawakan Sabtu lalu di Graha Swara, kampus Universitas Tarumanegara.</p>
<p style="text-align:justify;">Mengetengahkan isu lingkungan, PSUT bekerja sama dengan WALHI Jakarta untuk mengadakan konser ini sebagai tindakan nyata kepeduliannya terhadap lingkungan hidup di daerah Jakarta ini. Hasil dari konser ini pun juga disumbangkan untuk kegiatan WALHI, cermin bahwa seni tidak berdiri sendiri tapi juga peka akan keadaan di sekitarnya. Pun tema ini juga menjadi tema keseluruhan pemilihan karya malam itu yang mengagungkan keindahan alam dan bumi.<span id="more-2714"></span>Konser pada malam itu memang mengetengahkan karya-karya paduan suara yang populer dan tergolong mudah dicerna. Babak pertama diisi dengan karya John Rutter, rangkaian Spring of Thyme yang terdiri dari 11 karya independen yang mengetengahkan tema alam dan juga 2 lagu pilihan juga dari Rutter.</p>
<p style="text-align:justify;">Di bawah pimpinan Angela Astri Soemantri yang memegang tampuk pelatih sejak 2005, semenjak nada pertama sudah sangat jelas bahwa penguasaan teknik dan soliditas PSUT sangat matang. Stamina paduan suara pun tergolong baik, dengan membawakan karya-karya ini tanpa henti dan <em>choral sound </em>yang terus terjaga.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah istirahat giliran Tarumanegara  Angel Orchestra yang membawakan 4 buah karya. Orkes ini memang masih dalam tahap belajar dan baru berusia 1 tahun dan memang membutuhkan pengalaman tampil untuk terus mengasah kemampuan, terutama untuk seksi gesek cello dan bass.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/06/img_2642-1-email.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2718" title="IMG_2642-1 Email" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/06/img_2642-1-email.jpg?w=300&#038;h=167" alt="" width="300" height="167" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">PSUT berikutnya kembali dengan membawakan musik-musik yang lebih energik di babak kedua konser ini. Banyak musik yang diambil cukup hidup dan mengetengahkan irama khas Afrika yang bersemangat sembari juga diselingi karya-karya yang megah. Mike Brewer, A. Morrison, John Parker, Kriby Shaw dan Richard Barnes adalah sebagian dari komposer yang dipilih karyanya untuk dibawakan di babak kedua ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Pesan konser kali ini cukup kuat dan secara penyajian sangat menghibur dan menjadi bukti bahwa paduan suara ini tidak hentinya membenahi diri. Kalaupun sedikit masukan hanya pada program di babak pertama yang cenderung melankolis tanpa percikan-percikan sangunis yang mungkin disebabkan oleh karakter karya-karya John Rutter yang cenderung romantis manis. Pun barisan sopran dan alto harus mendapat pujian lebih atas kualitas yang mereka sampaikan.</p>
<p style="text-align:justify;">PSUT memang sudah menancapkan diri sebagai paduan suara yang mengalami kemajuan yang luar biasa beberapa tahun belakangan ini. Tidak heran apabila kualitas ini bisa dipertahankan, PSUT akan jadi penghuni tetap di jajaran paduan suara mahasiswa elit di Indonesia karena bagaimanapun juga konsistensi adalah sebuah harga mati dari nama besar sebuah paduan suara universitas. Tahun-tahun pun masih membentang di depan mata dan karenanya kita menunggu prestasi PSUT berikutnya.</p>
<p style="text-align:justify;">~photos by: henglie</p>
<p style="text-align:justify;">
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/choir/'>Choir</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/concert-reviews/'>Concert reviews</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2714/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2714/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2714/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2714/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2714/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2714/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2714/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2714/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2714/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2714/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2714/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2714/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2714/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2714/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2714&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2010/06/27/persembahan-psut-untuk-lingkungan-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/06/img_2599-3-email.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_2599 -3 email</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/06/img_2642-1-email.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_2642-1 Email</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>How Architecture Effects Music</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2010/06/17/how-architecture-effects-music/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2010/06/17/how-architecture-effects-music/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Jun 2010 17:55:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Funny&Interesting]]></category>
		<category><![CDATA[Music]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2711</guid>
		<description><![CDATA[~Very interesting and makes sense Filed under: Funny&#38;Interesting, Music<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2711&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://mikebm.wordpress.com/2010/06/17/how-architecture-effects-music/"><img src="http://img.youtube.com/vi/Se8kcnU-uZw/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p>~Very interesting and makes sense</p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/funnyinteresting/'>Funny&amp;Interesting</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/music/'>Music</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2711/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2711&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2010/06/17/how-architecture-effects-music/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pesona Ronggeng di Antara Orkestra</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2010/06/11/pesona-ronggeng-di-antara-orkestra/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2010/06/11/pesona-ronggeng-di-antara-orkestra/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2010 01:55:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[orchestra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2704</guid>
		<description><![CDATA[Setelah 1 tahun berlalu, Michael Cousteau kembali ke Indonesia. Dan bersama Nusantara Symphony Orchestra sekali lagi mengetengahkan musik klasik di &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2010/06/11/pesona-ronggeng-di-antara-orkestra/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2704&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/06/nso-cousteau-2010-2.jpg"><img class="aligncenter" title="NSO Cousteau 2010 2" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/06/nso-cousteau-2010-2.jpg?w=380&#038;h=203" alt="" width="380" height="203" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Setelah 1 tahun berlalu, Michael Cousteau kembali ke Indonesia. Dan bersama Nusantara Symphony Orchestra sekali lagi mengetengahkan musik klasik di hadapan para pecintanya di Balai Sarbini, Jakarta.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun konser kali ini, bukan  pemusik yang menjadi sorotan, melainkan Gita Novia Sofyan sebagai penari ronggeng di konser ini. Tampil dengan busana berwarna merah, harus dikatakan ia begitu menyala dan menyedot perhatian seluruh penonton. Setiap gerakan khas Jawa Barat yang gemulai namun penuh tenaga seakan menggedor batin mereka yang menyaksikan, seakan dengan irama kendang mengajak penonton untuk menari dan turut bersorak seperti layaknya pertunjukan rural yang begitu bergairah. <span id="more-2704"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Tampil dengan format yang sedikit lebih kecil dari biasanya, NSO membuka pagelaran dengan tajuk &#8220;A French Tribute to the Young Audience&#8221; dengan Symphony no.4 dari Hari-Joseph Rigel, seorang komposer zaman klasik dari Prancis. Setelah itu giliran komposer Indonesia, mendiang Yazeed Djamin, dengan karyanya Nyi Ronggeng. Dalam karya ini, Jalu Pratidina bertindak sebagai pemain kendang yang kerap berimprovisasi di sela balutan orkestra yang walaupun bertajuk ronggeng menggunakan idiom neo romantis Barat yang tidak asing di telinga pecinta musik ilustrasi film Hollywood. Harus diakui dari segi komposisi, Nyi Ronggeng tidak banyak mengangkat ide-ide keIndonesiaan.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/06/nso-cousteau-2010-1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2708" title="NSO Cousteau 2010 1" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/06/nso-cousteau-2010-1.jpg?w=300&#038;h=173" alt="" width="300" height="173" /></a>Di babak kedua, Petite Suite karya Debussy menjadi titik awal mulai hidupnya orkestra ini. Permainan yang di awal cenderung berat dan cemerlang membaik di bagian kedua ini. Orkes mulai terdengar percaya diri. Warna pun lebih tergarap dengan lebih baik sehingga musik lebih berkonsep. Konser pun ditutup dengan karya Sergey Prokofiev Peter and the Wolf yang berkolaborasi dengan Rangga Bhuana sebagai narator kisah. Karya yang penuh kejenakaan menjadi penutup yang baik bagi keseluruhan konser.</p>
<p style="text-align:justify;">Harus dikatakan NSO kali ini agak berbeda dari biasanya, mungkin disebabkan oleh perombakan pemain pada konser kali ini. Bahkan beberapa posisi kunci pun digantikan oleh pemain lain, suatu hal yang seharusnya tidak terjadi di dalam suatu orkestra. Alhasil suara orkes berbeda dari biasanya, responsivitas menurun dan tone khas NSO sulit sekali untuk terbentuk, padahal tahun lalu di tangan Cousteau NSO begitu gemilang.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/06/nso-cousteau-2010-3.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2705" title="NSO Cousteau 2010 3" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/06/nso-cousteau-2010-3.jpg?w=300&#038;h=171" alt="" width="300" height="171" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Memang konser kali ini bukanlah konser terbaik NSO. Dan dari konser ini kita belajar bahwa orkestra yang bagus adalah juga hasil dari konsistensi para pemainnya.</p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/orchestra/'>orchestra</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2704/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2704/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2704/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2704/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2704/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2704/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2704/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2704/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2704/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2704/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2704/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2704/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2704/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2704/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2704&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2010/06/11/pesona-ronggeng-di-antara-orkestra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/06/nso-cousteau-2010-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">NSO Cousteau 2010 2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/06/nso-cousteau-2010-1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">NSO Cousteau 2010 1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/06/nso-cousteau-2010-3.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">NSO Cousteau 2010 3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Semilir Kesegaran dari Usmar Ismail</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2010/05/16/semilir-kesegaran-dari-erasmus/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2010/05/16/semilir-kesegaran-dari-erasmus/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 May 2010 01:47:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Concert reviews]]></category>
		<category><![CDATA[orchestra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2696</guid>
		<description><![CDATA[Angin segar, mungkin inilah kata yang paling tepat untuk menggambarkan konser musik klasik bertajuk &#8220;The Classical Evening&#8221; Sabtu lalu di &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2010/05/16/semilir-kesegaran-dari-erasmus/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2696&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/05/jco-meijer-aurelia2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2698" title="JCO Meijer Aurelia2" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/05/jco-meijer-aurelia2.jpg?w=529" alt=""   /></a>Angin segar, mungkin inilah kata yang paling tepat untuk menggambarkan konser musik klasik bertajuk &#8220;The Classical Evening&#8221; Sabtu lalu di Usmar Ismail Hall. Ya, kesegaranlah yang dibawa oleh Lavinia Meijer, Aurelia Saxophone Quartet bersama dengan Jakarta Chamber Orchestra yang dipimpin oleh Avip Priatna.<span id="more-2696"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Sejak not pertama di Holberg Suite karya Elgar, terdengar dengan jelas keleluasaan dalam mengolah nada dan kalimat. Alhasil, setiap kalimat bukan hanya terangkai pada tempatnya, tapi juga musik mengalir dengan alami dan membentuk kesatuan yang bermakna. Pada karya Karl Jenkins &#8220;Palladio Concerto  Grosso&#8221;,  JCO bermanuver dengan leluasa, pun di sini tampak kualitas concertmaster Michelle Siswanto sebagai solois biola 1.</p>
<p style="text-align:justify;">Pujian harus dilayangkan kepada Avip yang berhasil membawa orkes kepada keleluasaan dan kelegaan dalam bertutur yang sangat baik dan bersih, walaupun di beberapa bagian yang sulit secara teknis belum tergarap dengan maksimal.</p>
<p style="text-align:justify;">Lavinia Meijer, pemain harpa Belanda, begitu mempesona malam itu. Dengan karya Handel Harp Concerto op.4 no.6, Dance Sacrée et Danse Profane karya Debussy, dan solo harpa Impromptu-Caprice dari Pierné,  Meijer menunjukkan betapa matangnya ia sebagai musisi di usianya yang baru menginjak 27 tahun. Di tangannya harpa menjadi alat musik yang bukan sekedar enak dipandang, namun benar-benar menjadi instrumen yang ekspresif. Jarang sekali menyaksikan harpa menjadi alat musik yang mampu merangkai kalimat musikal yang begitu mendetail dan hidup, belum lagi kecermatan Meijer menjalin warna polifon di atas harpa. Semua didukung oleh kematangan teknik yang luar biasa. Kerja sama pun terangkai apik antara solois harpa dan orkes. Sebuah kesempatan yang tidak boleh dilewatkan.<a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/05/jco-meijer-aurelia3.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2699" title="JCO Meijer Aurelia3" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/05/jco-meijer-aurelia3.jpg?w=300&#038;h=178" alt="" width="300" height="178" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Aurelia Saxophone Quartet pun juga tidak kalah mempesona. Empat buah saxophone walaupun tampil dengan begitu singkat, berhasil mengangkat animo pertunjukan dengan permainan yang dinamis.  Johan van der Linde, Niels Bijl, Arno Bornkamp dan Wilem van Merwijk tampil dengan kompak dan bersemangat. Tiga buah lagu mereka rangkai jadi satu, Battle of Saxes karya van Norden, Cantilène karya Francaix dan Four for Tango karya Piazzolla. Kuartet yang sudah tampil di berbagai gedung pertunjukan di dunia ini juga bukan saja dinamis dan hidup, tetapi juga begitu lembut dan romantis menyentuh hati.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari keseluruhan program, keberanian Avip untuk mengetengahkan mayoritas karya musik abad 20 adalah sebuah pilihan yang patut diacungi jempol, mungkin faktor ini juga yang mempengaruhi mengapa konser malam itu begitu segar dan sedikit berbeda dibanding dengan konser lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Secara umum, konser yang diselenggarakan pusat kebudayaan ini mengesankan. Jadi tidak sabar ingin melihat resital seperti apakah yang akan digelar Lavinia Meijer dan Aurelia Saxophone Quartet di hari Senin nanti.<a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/05/jco-meijer-aurelia5.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2697" title="JCO Meijer Aurelia5" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/05/jco-meijer-aurelia5.jpg?w=300&#038;h=223" alt="" width="300" height="223" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/concert-reviews/'>Concert reviews</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/orchestra/'>orchestra</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2696/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2696/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2696/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2696/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2696/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2696/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2696/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2696/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2696/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2696/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2696/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2696/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2696/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2696/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2696&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2010/05/16/semilir-kesegaran-dari-erasmus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/05/jco-meijer-aurelia2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">JCO Meijer Aurelia2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/05/jco-meijer-aurelia3.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">JCO Meijer Aurelia3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/05/jco-meijer-aurelia5.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">JCO Meijer Aurelia5</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Paragita dan Pesona Schumann</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2010/05/12/paragita-dan-pesona-schumann/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2010/05/12/paragita-dan-pesona-schumann/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 May 2010 00:09:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Choir]]></category>
		<category><![CDATA[Concert reviews]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2688</guid>
		<description><![CDATA[Dua ratus tahun sejak kelahiran komposer Robert Schumann dan dunia masih merayakannya. Untuk dunia musik klasik sendiri, perayaan 200 tahun &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2010/05/12/paragita-dan-pesona-schumann/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2688&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/05/schumann-paragita3.jpg"><img class="size-full wp-image-2689 aligncenter" title="Schumann Paragita3" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/05/schumann-paragita3.jpg?w=529" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Dua ratus tahun sejak kelahiran komposer Robert Schumann dan dunia masih merayakannya. Untuk dunia musik klasik sendiri, perayaan 200 tahun Schumann merupakan suatu event tersendiri, event yang tentunya digandrungi dunia tarik suara.</p>
<p style="text-align:justify;">Schumann adalah komposer yang aktif menulis karya-karya vokal. Selain karya-karya vokalnya yang ternama, ia juga aktif menulis untuk piano dan juga orkes dan musik kamar. Namun pengaruhnya memang sangat besar di musik vokal, karyanya banyak untuk jenis musik ini dan berkarakter kuat. Inilah yang kemudian diangkat oleh PSM UI Paragita pada konser mereka Selasa ini di Goethe Haus Jakarta.<span id="more-2688"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Memoir of Schumann adalah tema konser tahunan PSM UI Paragita, mengangkat karya vokal solo maupun paduan suara dari Schumann yang asal Jerman ini. Konser ini pun secara keseluruhan terbagi menjadi dua bagian, bagian pertama yang diisi dengan karya vokal solo dan duet, serta bagian kedua yang berisi karya-karya untuk paduan suara. Karya paduan suara yang dibawakan pun cukup beragam, dari yang khusus paduan suara wanita, pria dan juga campuran. Dua puluh tiga lagu total lagu yang dibawakan oleh paduan suara yang digawangi Aning Katamsi sebagai direktur musik.</p>
<p style="text-align:justify;">Tiga belas penyanyi yang menjadi sorotan di babak pertama dengan tema-tema artsong atau tembang puitik dan umumnya baru belajar vokal lebih kurang 3 tahun. Keseluruhan babak pertama digarap dengan baik, mengingat teknik vokal bukanlah suatu keahlian yang bisa dibangun dalam 1-2 tahun.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun penampilan malam itu menjadi milik Elita Loina dan Pharel Silaban. Berdua, tampak bahwa terdapat ciri-ciri bintang di sana, kontrol emosi yang tepat namun tetap terproyeksi sembari dibarengi teknik yang memadai untuk membawakan Waldegespräch, Im Wonderschönen Monat Mai dan duet Untern Fenster. Secara musikal pun, tampak mereka berdua reseptif dan tanggap dalam menggarap karya. Pianis Bali Susilo dan terutama Aditya Setiadi tampil dengan memukau malam itu.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/05/schumann-paragita2.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2690" title="Schumann Paragita2" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/05/schumann-paragita2.jpg?w=300&#038;h=186" alt="" width="300" height="186" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Di babak kedua sepuluh lagu dibawakan dengan oleh paduan suara Paragita. Di babak ini Paragita menunjukkan betapa tebalnya formasi mereka dengan kemampuan yang cukup merata. Paduan suara pria, paduan suara wanita dan beberapa batch paduan suara kamar campuran silih berganti memasuki ruangan. Dipimpin konduktor Adji Kasyono, masing-masing berusaha menampilkan yang terbaik.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari segi barisan, paduan suara wanita Paragita kali ini tampil dengan solid. Proyeksi terarah dan keutuhan pun terus terjaga. Blocking menjadi salah satu kunci di seksi sopran sedang di alto seluruh penyanyi tampak cukup matang.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika turun full-team, tampak bahwa Paragita adalah paduan suara yang berkualitas. Tonalitas cukup terjaga di sepanjang karya, paduan suara pun cukup rileks dalam menyanyi sehingga interpretasi mengalir secara natural. Memang perlu dicatat di beberapa tempat sempat tercetus kemonotonan dalam menyanyi yang sebenarnya dapat dihindarkan. Namun secara umum Paragita tampil dengan baik malam itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Nyatanya memang dunia tarik suara berhutang pada Robert Schumann komposer Jerman abad 19 ini. Dalam hidupnya yang pendek, Schumann telah meninggalkan warisan musik yang berharga, tercermin dari pagelaran PSM UI Paragita malam ini.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/05/schumann-paragitaa.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2691" title="Schumann Paragitaa" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/05/schumann-paragitaa.jpg?w=529" alt=""   /></a></p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/choir/'>Choir</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/concert-reviews/'>Concert reviews</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2688/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2688/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2688/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2688/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2688/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2688/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2688/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2688/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2688/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2688/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2688/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2688/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2688/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2688/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2688&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2010/05/12/paragita-dan-pesona-schumann/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/05/schumann-paragita3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Schumann Paragita3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/05/schumann-paragita2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Schumann Paragita2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/05/schumann-paragitaa.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Schumann Paragitaa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sebuah Kemenangan dari Twilite Youth</title>
		<link>http://mikebm.wordpress.com/2010/05/09/sebuah-kemenangan-dari-twilite-youth/</link>
		<comments>http://mikebm.wordpress.com/2010/05/09/sebuah-kemenangan-dari-twilite-youth/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 May 2010 16:14:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mikebm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Classical music]]></category>
		<category><![CDATA[Concert reviews]]></category>
		<category><![CDATA[orchestra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mikebm.wordpress.com/?p=2677</guid>
		<description><![CDATA[Mempertahankan sebuah orkes remaja bukanlah suatu perkara yang mudah. Butuh dedikasi yang tinggi dan kerja keras yang mendalam, dan secara &#8230;<p><a href="http://mikebm.wordpress.com/2010/05/09/sebuah-kemenangan-dari-twilite-youth/">Continue reading &#187;</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2677&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/05/tyo-kemenangan1a1.jpg"><img class="size-full wp-image-2680 aligncenter" title="TYO Kemenangan1a" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/05/tyo-kemenangan1a1.jpg?w=529" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Mempertahankan sebuah orkes remaja bukanlah suatu perkara yang mudah. Butuh dedikasi yang tinggi dan kerja keras yang mendalam, dan secara khusus kecintaan terhadap musik.</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin inilah yang menjadi &#8216;Kemenangan&#8217; bagi Twilite Youth Orchestra yang telah setia mengabdi selama 5 tahun ini di Sabtu-Minggu pertama bulan Mei ini. Masih segar di ingatan penulis, salah satu konser perdana TYO di Agustus 2005, begitu bersemangat dan kompak.<span id="more-2677"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Adalah karya komponis senior Indonesia Trisutji Kamal dengan judul &#8216;Kemenangan&#8217; yang menjadi sorotan kala itu. Simfoni puitik satu bagian ini, menandakan ke-Indonesia-an yang begitu kental dengan sinkopisasi, bunyi-bunyi perkusi dan pentatonik. Khusyuk, megah sekaligus riang menjadi ciri utama karya Kemenangan ini, sebuah ciri yang identik dengan gaya hidup orang Indonesia. Dan TYO dengan sukses mengangkat kembali secara alami karya yang ditulis sekitar 30 tahun yang lalu ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Di babak kedua, giliran karya Simfoni no.2 dari Alexander Borodin. Di konser umumnya yang ke-9 ini, TYO mengetengahkan karya Rusia yang begitu energik. Diawali dengan 2 bagian yang dinamis, TYO secara umum membawakan dengan interpretasi yang cukup mendetail. Setiap kalimat terangkai dengan cukup baik dengan kesinambungan yang terjaga. Namun gambaran karya simfoni secara utuh memang belum terlihat sepenuhnya, mungkin karena kontrol tempo yang belum 100%.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/05/tyo-kemenangan2a.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2681" style="margin-left:3px;margin-right:3px;" title="TYO Kemenangan2a" src="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/05/tyo-kemenangan2a.jpg?w=300&#038;h=191" alt="" width="300" height="191" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Justru karya pembuka konser yang dipimpin kali ini oleh konduktor Tommy Prabowo merupakan karya yang perlu mendapat sorotan secara khusus. Adalah &#8216;Finlandia&#8217; karya Jean Sibelius yang begitu berkarakter di tangan orkes ini. Sebagai salah satu karya monumentalnya, karya ini menggambarkan dengan jelas kecintaan Sibelius akan tanah airnya Finlandia, sebuah daerah yang keras di belahan bumi utara namun bertabur keindahan alam yang luar biasa.<br />
mengutarakan nasionalisme Sibelius akan tanah airnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tommy Prabowo, selaku konduktor tamu TYO, tampak siap dan bersemangat dalam mengarahkan. Pemusik pun dengan sigap menyerap energi yang disampaikannya dan meneruskannya dalam bentuk suara.</p>
<p style="text-align:justify;">Sedikit berbeda dari beberapa waktu lalu, ketika dipimpin oleh Tommy, TYO tampaknya sudah lebih terbiasa akan energinya yang besar, alhasil produksi suara lebih terkontrol jika dibandingkan dengan satu setengah tahun yang lalu walau secara teknis karya kali ini jauh lebih berat. Pun, orkes secara keseluruhan sudah bermain lepas di Minggu sore ini dan mudah untuk dibentuk. Meski demikian sedikit ruang dan waktu untuk bernafas akan menambah karakter setiap nada sehingga terdengar lebih natural dan tidak tergesa-gesa.</p>
<p style="text-align:justify;">Twilite Youth sebagai kawah Candradimuka musisi orkes, memang selalu menghadapi tantangan anggota yang silih berganti entah karena kesibukan akademis ataupun karena batasan usia. Namun saat ini seksi gesek TYO boleh diacungi jempol, juga seksi brass dan perkusi yang terus mempertahankan kualitas  selama ini. TYO, jelas sebuah kemenangan, untuk dunia pendidikan musik  di Indonesia.</p>
<br />Filed under: <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/classical-music/'>Classical music</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/concert-reviews/'>Concert reviews</a>, <a href='http://mikebm.wordpress.com/category/orchestra/'>orchestra</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mikebm.wordpress.com/2677/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mikebm.wordpress.com/2677/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mikebm.wordpress.com/2677/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mikebm.wordpress.com/2677/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mikebm.wordpress.com/2677/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mikebm.wordpress.com/2677/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mikebm.wordpress.com/2677/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mikebm.wordpress.com/2677/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mikebm.wordpress.com/2677/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mikebm.wordpress.com/2677/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mikebm.wordpress.com/2677/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mikebm.wordpress.com/2677/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mikebm.wordpress.com/2677/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mikebm.wordpress.com/2677/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mikebm.wordpress.com&amp;blog=2213369&amp;post=2677&amp;subd=mikebm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mikebm.wordpress.com/2010/05/09/sebuah-kemenangan-dari-twilite-youth/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547e0db11de09918e7445b2e81b10a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">michael</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/05/tyo-kemenangan1a1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">TYO Kemenangan1a</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mikebm.files.wordpress.com/2010/05/tyo-kemenangan2a.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">TYO Kemenangan2a</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
