jump to navigation

301 Post, Angka Kecil untuk Mimpi Besar 15 October 2009

Posted by mikebm in Renungan.
add a comment

Tidak terasa tulisan kemarin sudah memasuki tulisan ke 301 dari blog ini. 301 bukan jumlah yang sedikit, tetapi juga bukan jumlah yang banyak.

Dalam hampir 2 tahun blog ini dimulai, sudah beribu kata dilontarkan untuk menggambarkan betapa banyak harapan dan angan yang ter banyak sekali harapan dan juga angan-angan yang sudah terealisasi. Namun tidak sedikit juga yang masih belum tercapai.

Walau demikian besar harapan bahwa melalui sedikit tulisan dan mungkin mimpi ini dunia musik di Indonesia akan semakin berkembang. Muluk mungkin, tapi saya yakin, bahwa sesedikit apapun kontribusi kita, setiap kita berperan dalam berbagai perubahan yang ada. Maka dari itu masukan dari Anda akan sangat berharga.

Semoga tulisan dan post tidak berhenti sampai di angka 301 ini saja, tetapi sungguh dapat terus berjalan. Juga semoga kita semua dapat memandang musik bukan hanya sekedar pemuas nafsu belaka, tetapi dapat lebih mampu melihatnya secara lebih intelek dan cerdas. Semoga blog ini dapat menampung sedikit dari keluh kesah kita semua yang mencoba terus berjalan seiring dengan dunia dan musik yang juga senantiasa berubah. Semoga…

Gilbert dan Ulasan yang Membuat Iri 19 September 2009

Posted by mikebm in Information, Music, Renungan.
add a comment

New York Philharmonic baru saja mengadakan konser perdana di tahun pertunjukan yang baru 2009-2010 yang sekaligus merupakan penampilan perdana Alan Gilbert sebagai direktur musik NY Phil. Namun bukan hal ini yang ingin saya soroti, tapi bagaimana media massa di AS sana menanggapi konser tersebut lewat ulasan-ulasannya.

Ulasan-ulasan tersebut pun cukup beragam, ada yang memuji, ada yang menyayangkan, ada yang kurang terpuaskan. Silakan dibaca di sini:

Tulisan-tulisan ini adalah kesan hanya terhadap satu buah konser yang memang cukup monumental untuk belantara musik klasik AS. Tapi yang sebenarnya menarik untuk disimak adalah banyaknya media maupun perorangan yang peduli dan  berbaik hati menuliskannya untuk sarana diskusi bersama baik di artikel NY Times ataupun di blog-blog wartawan dan juga blog musisi. Tentunya kekayaan dan kepedulian seperti ini yang membuat kita iri.

Sekarang, apakah kita mampu menggeliatkan dunia jurnalisme musik di Tanah Air? Baik menggenjot pemahaman dan apresiasi seni lewat tulisan maupun memaklumi perbedaan pendapat itu sendiri? Atau banyak dari kita merasa berjalan sendiri-sendiri tanpa ada yang mau berdiskusi? Mari kita menjawabnya bersama…

Picture:
LA Times

Mana Indonesia Mahardika? 17 August 2009

Posted by mikebm in Renungan.
1 comment so far

Mari duduk di sini, di tepian jembatan ini
menatap jauh malam
saksikan benderang kota tanpa batas
berhias warna tanpa hingga

juga wajah yang telah bersalin rupa
penuh dihiaskan perhiasan kaya
gemerlap di sana sini seakan sudah makmur sentosa

Nyatanya banyak yang masih merangkak dalam lumpur kemiskinan
merayap dan berebut mengambil jatah makan
juga terhimpit hampir mati untuk pengobatan
sedang sekolah gratis hanya omong kosong belaka

Mana identitas diri?
Ketika setiap jengkal budaya terlupakan dari negeri sendiri
dan bangsa lain malah menggamitnya seakan miliknya sendiri

Mana rupa negara ini?
Ketika setiap jengkal tanah hanya berupa tanah
tak dihargai tak dicintai, tidak sadar bahkan ketika hilang pergi

Mana Indonesia ini?
Ketika anak Nusantara lebih memilih berpaling melupakan negeri
lupa akan bangsa sendiri, bahasa sendiri dan tanah air sendiri
pun Merah Putih meluruh luntur dari nadi dan hati

‘Jadi pandu ibuku’ nyatanya hanya bibir manis bercuap mesra
selalu merasa asing di negeri ini
yang katanya zamrud khatulistiwa nan asri

Mana Nusantara tercinta?
Mana Indonesia Mahardika
ketika anak bangsa malu mengaku sebagai orang Indonesia?

~16082009
Jelang Kemerdekaan Republik Indonesia, mari cintai negeri ini seutuhnya dan kibarkan Merah Putih di dada.

Indonesia mendarah daging

100,000!! 27 June 2009

Posted by mikebm in Renungan.
1 comment so far

fireworks2

Yippie, 100.000 pageviews!!

I really have to say that reaching this point is a struggle in its own. Maintaining a blog which covers the news and also thoughts about classical music is never easy. While writing does have its own challenges, finding a good topic worth to be discussed is another concern.

And at times I have to confess that I faced troubles while trying to find a good topic. Certain topics or discussions are so good and convincing that even I cannot any other find a way to rewrite anything from it, while other topics are not relevant for Indonesian music life. Moreover, allocating time to write is another issue.

Current Stats:

  • Posts: 263
  • Comments: 905
  • Categories: 29

And I have nothing more to say but thank you, dear readers. And I sure pray that I will still be able to continue to write about classical music world in Indonesia…. Your suggestions, comments and critiques are warmly welcomed.

picture:

http://itc.blogs.com/photos/uncategorized/celebration6_3.jpg

May, Concerts 30 April 2009

Posted by mikebm in Renungan.
1 comment so far

This is the last day of April and I would like to inform you dear readers that the concert season is back to Jakarta. May, which starts tomorrow is going to be packed with concerts all around Jakarta.

We can choose from piano recital, trumpet recital, choir concert, harp recital, orchestra, and many others. For more information you can go to Concert Info page, where you can find the schedule of those concerts. And if possible, please use this opportunity to bring a friend who has never been to a concert before to experience the beauty music.

And expect to read a new concert review in this blog. Been planning to attend concerts in May. See you there….

9 Maret 2009 9 March 2009

Posted by mikebm in Renungan.
Tags:
7 comments

Indonesia mendarah dagingHari ini bertepatan kembali dengan Hari Musik Indonesia. Yah, hanya sekedar pengingat bahwa tepat hari ini Wage Rudolf Supratman, komponis lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilahirkan 106 tahun yang lalu di bilangan Jatinegara.

Sudahkah pembangunan musik kita mengakar?

Sudahkah kita mengikutsertakan pendidikan musik berkualitas sebagai salah satu cara menciptakan generasi Indonesia yang juga lebih berkualitas?

Sejauh manakah kita yang mengaku menggemari musik berkontribusi bagi kemajuan musik dan budaya Tanah Air?

Seserius apakah kita membangun Indonesia melalui musik?

Ataukah kita lebih memilih untuk bersikap masa bodoh dan tidak mau peduli?

Ataukah kita lebih suka menutup diri dan merasa diri paling hebat?

Atau malahan kita lebih suka meraup keuntungan pribadi?

Selamat Hari Musik Indonesia….

Revisiting Architecture for Music 1 March 2009

Posted by mikebm in Renungan.
Tags:
add a comment

This Sunday is the first Sunday of March and maybe it is the perfect time to put A Musical Promenade’s Sunday Series Architecture for Music on a hiatus.

As you may already learnt that Sunday Series is a serialized posts published every Sunday that covers specific topics in the field of music. The series started in the first week of July all the way through December 2008 with a month hiatus in August. (more…)