Another Fall in 2 Months 2 October 2009
Posted by mikebm in Classical music, Opera, Performance Venues, news.1 comment so far

A year ago, I wrote about the importance of safety in the world of performing arts. And we face many challenges applying the right safety measure in the world of performing arts, including music.
David Ott, a composer and conductor, tried to retrieve his score from the stand, and he fell 14 feet down to the basement of orchestra pit. (more…)
Situs Ceriwis Jadi Bahan Opera 12 August 2009
Posted by mikebm in Classical music, Opera, news.Tags: twitter
add a comment

~ dari The Independent
Beberapa dari Anda mungkin ada yang sudah terbiasa dengan situs mikroblogging seperti Twitter dan Plurk. Sebaris dua baris kata saja sudah cukup untuk mikroblogging ini, tidak perlu panjang-panjang ketika menulis. Berita pun tersebar dengan cepat dan dengan cepat pula mendapatkan tanggapan dari sesama pengguna. Namun siapakah dari antara pembaca yang budiman berpikir bahwa tulisan-tulisan pendek itu bisa menjadi bahan libretto dari sebuah opera?
Royal Opera House (ROH) di Inggris dengan komposer Helen Porter menyusun sebuah opera dari ocehan singkat yang ditulis di Twitter. Kabarnya opera inovatif ini akan dipentaskan pada bulan September di ROH. Seru bukan?
Artis dan atau Seniman 7 August 2009
Posted by mikebm in Music, Opinion, news.Tags: mbah surip
add a comment
~renungan seputar Mbah Surip

Di puncak ketenaran yang baru saja dicicipinya, Urip Rijanto harus bersegera dipanggil oleh Yang Kuasa. Memang seringkali kenyataan berbicara lain. Kali ini yang ingin disoroti bukanlah musikalitas ataupun karya-karya Mbah Surip, tetapi lebih kepada pandangan masyarakat akan seni dan kesenimanan yang tercermin pada kegaduhan publik pada sosok musisi ini. (more…)
Alat Musik di Jalan 20 July 2009
Posted by mikebm in Art, Music, Opinion, instrument, news.9 comments
~ setelah membaca tulisan ini di nytimes.

Mungkin keluhan sering muncul mengenai jarangnya sebuah pementasan. Seorang pembaca setia pun akhirnya pernah mengangkat sebuah pandangan tentang perlunya pentas-pentas di ruang publik, dan memang kita membutuhkan pentas-pentas di ruang publik.
Tapi bagaimana cara memicu pertunjukan di ruang publik?
Mungkin ide Luke Jerram dengan pilot projectnya di beberapa negara adalah cara yang paling baik. Daripada memaksa para seniman untuk lebih banyak mengadakan pertunjukan di ruang publik, Jerram memilih untuk menyediakan alat musik (dalam hal ini piano) di banyak tempat strategis di tengah kota. click StreetPianos. (more…)
Musik Rekaman di Panggung Live Jadi Masalah 13 July 2009
Posted by mikebm in Art, Music, news.2 comments
Di Inggris sebuah kasus menarik terjadi dan tampaknya menyebabkan banyak reaksi positif di blogosphere musik klasik di dunia.
Times memuat berita ini. Seorang penonton dimenangkan oleh Manchester County Court dalam sebuah perkara yang cukup unik. Ia menuntut penyelenggara sebuah acara teater musikal di Inggris dengan tuduhan penipuan, sebuah tuduhan yang cenderung berat.
Benar, Adrian Bradbury menuntut penyelenggara pementasan The Wizard of Oz di Teater Salford karena menggunakan iringan playback kaset untuk sebuah pergelaran teater musikal, di mana si penuntut ini sebelumnya mengharapkan bahwa acara ini akan menggunakan band live.
Kasus ini dianggap sebagai salah satu kasus penipuan terhadap konsumen karena kata ‘magical family musical’ yang digunakan penyelenggara membentuk persepsi bahwa seluruh acara ini tidak hanya dibawakan oleh penyanyi secara live, tetapi juga musik yang live dan bukan sekedar diputar dari rekaman.
Walaupun mungkin bukan suatu hal yang memiliki daya tarik yang besar, namun pemenangan tuntutan Bradbury adalah sebuah tonggak yang menampar kita kembali pada makna sebuah pertunjukan musik langsung di mana spontanitas dan keindahan dari fleksibilitas dan pengalaman ‘at the moment’ diberi perhatian khusus.
Namun memang tak bisa dipungkiri bahwa musik hidup yang menjadi ladang musisi sejak ribuan tahun lalu sekarang mulai tergeser oleh rekaman-rekaman yang sebenarnya bukan musik yang sebenar-benarnya. Walau demikian masih banyak dari kita yang begitu mengelu-elukan artis yang lebih rajin menyanyi karaoke atau bahkan full lip-sync. Pun, banyak pementasan teater, tari pun lebih menggunakan musik rekaman. Memprihatinkan bukan?
Tapi yang pasti, apabila Anda menyelenggarakan suatu acara dan menggunakan musik rekaman dan bukan musik hidup, ada baiknya Anda menuliskan hal tersebut secara gamblang.
Pict: http://ghanavoices.files.wordpress.com/2009/06/court20hammer5.jpg
Langkah Untuk Bertahan 8 March 2009
Posted by mikebm in Classical music, Opera, instrument, news.Tags: Metropolitan Opera, petrof piano
2 comments
~mendapat kabar artsjournal.com
Zaman memang sedang menggencet banyak organisasi. Telarc minggu kemarin mengumumkan akan tidak akan lagi memproduksi rekaman sendiri. Namun tampaknya ada juga yang dilakukan oleh institusi lain karena krisis ini, salah duanya adalah Metropolitan Opera dan Petrof piano.
Telarc Terhempas Ekonomi 4 March 2009
Posted by mikebm in Classical music, Music, music media, news.Tags: telarc
2 comments
Apabila Anda seorang pengumpul rekaman CD musik klasik, pastilah tidak asing lagi dengan Telarc, sebuah label rekaman independen internasional yang mengkhususkan diri di dunia seni musik. Telarc menyusut jauh adalahberita kita hari ini.
Telarc sendiri dikenal sebagai label pertama yang beranjak ke dunia digital beberapa dekade lalu dan bermula sebagai label khusus musik klasik yang akhirnya juga mencakup musik blues dan jazz. Sukses dengan berpuluh Grammy Award dan sempat menggaet banyak musisi muda berbakat untuk masuk ke jajaran artis yang dikontraknya. Telarc juga salah satu label yang getol menggunakan teknik rekaman 24 bit dan menelurkan CD dalam format SACD.
Telarc sendiri berpusat di Cleveland sejak berdirinya di tahun 1977 dan terutama terus mendukung Cleveland Symphony Orchestra, salah satu orkes ternama AS. Menyusutkan sekitar separuh tenaga kerjanya, sekitar 26 posisi, Telarc pun mengumumkan akan menghentikan sepenuhnya kegiatan perekaman mereka. Walaupun produksi tetap berjalan dan menelurkan album-album tapi Telarc tidak lagi memproduksinya secara mandiri.
Tampaknya krisis kali ini juga menampar industri rekaman di AS. Mari kita berharap berkesenian tidak pudar akibat resesi ini.
~berita di sini