- Bagian 1 dari 2
Entah apabila Anda pernah mencoba untuk menonton sebuah latihan (rehearsal) sebuah konser. Setiap konser baik itu perorangan maupun orkes besar biasanya akan mengadakan latihan, terutama latihan di tempat konser itu sendiri. Pada saat inilah seluruh pemain mengakrabkan diri dengan musik yang dimainkan, ruang yang akan dipakai dan permainan bersama kolega (dalam hal ini musik kamar, ensemble, orkestra maupun paduan suara.
Menonton latihan sebenarnya bisa menjadi sarana pembelajaran yang sangat berguna, baik bagi penonton, musisi atau siapapun yang memiliki rasa ingin tahu yang lebih terhadap musik. Musik yang ditampilkan di depan panggung adalah sebuah hasil akhir, pun kita seringkali ingin tahu akan proses yang dialami para seniman di atas panggung untuk mencapai hasil akhir tersebut. Pun betapa kita sering menonton “behind the scene” dari sebuah pembuatan film untuk sedikit mengerti apa yang ada di dalam pikiran kru, sutradara dan para pemain kala itu.
Pun bagi seorang pelajar musik, menonton rehearsal juga bisa menjadi pembelajaran tersendiri, apalagi untuk seorang konduktor. Pelajar bisa mendalami apa yang ada di pikiran pemain, penyanyi, dirigen dan juga proses apa saja yang dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut.
Pada saat latihan seperti ini, seringkali musik tidak bisa dimainkan tanpa henti. Pasti ada kalanya berhenti untuk melakukan perbaikan, baik itu diskusi antar pemain, pengulangan yang seakan tiada henti, permainan sebagian musisi saja ataupun bermain bersama dengan sangat lambat. Anda yang mengharapkan pemusik bermain sempurna saat itu tentunya akan kecewa, kemungkinan besar Anda akan melihat dan mendengar musik seperti kain perca, mulai tidak beraturan, bahkan permainan yang berantakan sekalipun. Maka ada pula musisi yang keberatan ditonton ketika berproses tersebut karena di sinilah ketidaksempurnaan itu muncul.
Tapi di saat latihan inilah kita melihat bagaimana setiap musisi berusaha menampilkan yang terbaik. Kita bisa melihat bagaimana proses musisi untuk belajar, berlatih, termasuk di antaranya trik-trik dan jembatan keledai yang mereka gunakan untuk mencapai hasil terbaik. Tentunya kita bisa akan lebih mengerti apabila kita juga memiliki pegangan partitur musik yang dibawakan. Dengan ini, kita bisa menikmati dengan lebih paripurna hasil akhir musik yang ditampilkan saat hari konser.
Pun dengan mengikuti proses latihan ini, dari jam ke jam, dari hari ke hari, kita bisa melihat progresi dari pemain. Konsep seperti inilah yang bisa kita lihat dalam menonton latihan, ataupun menjadi partisipan pasif masterclass, ilmu yang didapat tentu tidak sedikit.
Jadi, beranilah untuk menonton latihan/rehearsal. Dan bukan sekedar menonton, tapi terlibatlah secara emosional dan intelektual dalam latihan tersebut, niscaya kita akan belajar banyak.
Tulisan berikut : Menonton Konser Butuh Prosedur