jump to navigation

Melihat Instrumen Kuno 14 April 2009

Posted by mikebm in Classical music, Opinion, instrument, orchestra.
Tags: ,
trackback

period-instruments-concert1

Beberapa waktu lalu saya pernah mengeluhkan tentang sedikitnya begitu terbatasnya rentang pertunjukan musik di Indonesia, khususnya di Jakarta. Rentang ini terutama menyangkut periode era musik yang ditampilkan yang terutama hanya berhenti di era klasik saja.

Kurang dieksplorasinya musik barok dan pendahulunya juga membuat keterbatasan lain, yaitu kita hampir sama sekali tidak pernah mengenal instrumen kuno atau period instruments.

Di dunia musik Indonesia yang terkadang terlalu mengagungkan musik klasik dan terkadang malah membuat musik itu sendiri tidak dapat diakses oleh kebanyakan orang, ternyata seringkali melupakan suatu elemen lain dari eksplorasi musik yaitu otentisitas.

Semangat untuk mengejar otentisitas lah yang sebenarnya membangunkan kembali dunia Barat di pertengahan abad 20 akan pentingnya melihat kembali sejarah pertunjukan dan kebiasaan yang dilakukan pada zaman komposer tersebut, termasuk di antaranya instrumen kuno.

academyancientmusic

Instrumen kuno sendiri sebenarnya bukan serta merta harus merupakan instrumen yang berusia tua dan lahir pada zaman tertentu, tetapi lebih kepada teknik pembuatan dan spesifikasinya. Sejalan dengan waktu, instrumen musik pun berevolusi baik bentuk, ukuran, bahan, teknik pembuatan, bahkan teknologi pembuatannya sehingga pastinya juga mempengaruhi suara yang dihasilkannya. Misal, dahulu flute dibuat dari kayu dan bukan logam seperti sekarang.

Semangat membangkitkan instrumen kuno sebenarnya tidak lepas dari keingintahuan dan juga kerinduan pecinta musik akan bunyi-bunyian asli yang ditelurkan oleh sang komposer di zamannya, dengan gaya bermusik saat itu dan juga instrumennya. Dan tampaknya di Indonesia jarang sekali muncul pertunjukan seperti ini.

Namun perlu diingat bahwa dengan munculnya gerakan instrumen kuno, bukan berarti eksplorasi karya musik dengan instrumen yang mungkin berbeda zaman dengan era penggubahan karya menjadi suatu yang salah. Jelas tidak. Memainkan karya keyboard Bach di atas piano tidak menjadi salah walaupun sebenarnya Bach menulis karya itu untuk clavihord.

period-instrument

Eksplorasi bunyi dan nada adalah sesuatu yang harus terus dibina, sehingga sebenarnya bukan masalah praktek yang benar ataupun salah yang dipikirkan, tetapi lebih kepada pengayaan khasanah suara dan bunyi kita yang akhirnya memang membuat kita semakin mengerti musik itu sendiri.

Karenanya akan sangat baik apabila musik di Indonesia bisa juga mengeksplorasi hal yang sedikit berbeda. Sudah terlalu sering kita dibombardir musik-musik yang megah dan besar padahal sebenarnya diperuntukkan bagi ensemble kecil saja.

Tapi yang jelas, apapun yang kita lakukan, kebenaran dan eksplorasi yang bertanggungjawablah yang harus diperjuangkan. Entah eksplorasi instumen kuno ataupun modern, semuanya harus dilakukan dengan penuh tanggungjawab, terutama terhadap masyarakat yang akan menerimanya.

Picture:

Comments»

1. beatheaven » Blog Archive » Melihat Instrumen Kuno « A Musical Promenade - 14 April 2009

[...] Go here to see the original:  Melihat Instrumen Kuno « A Musical Promenade [...]

2. tommy musicasa - 14 April 2009

Ayo siapa yang mau belajar Viola da Gamba ? Saya mau merintis nih. Buatan Cina ..