Pisahkan Seniman dan Karya Seninya? 28 March 2009
Posted by mikebm in Art, Poll.2 comments
Seperti yang kita tahu, karya seni lahir dari ide dan kreativitas seorang seniman. Ada sebuah kenyataan yang kita pahami bersama bahwa karya seni yang indah kadangkala tidak lahir dari seorang seniman yang patut diteladani. Ada seniman yang hidupnya tidak dapat dicontoh namun menghasilkan karya yang begitu signifikan di mata publik.
Cara pandang yang kita ambil sebenarnya sangat berpengaruh kepada bagaimana kita melakukan pendekatan (approach) pada karya seni tersebut dan mungkin juga termasuk bagaimana kita menginterpretasikan karya seni tersebut.
Let us hear what you think..
Demam Panggungkah? 25 March 2009
Posted by mikebm in Art, Music, Musicians, Opinion.Tags: demam panggung
add a comment
Apakah Anda pernah mengalami demam panggung? Apalagi Anda adalah seorang penampil, masihkah Anda mengalami demam panggung?

Ini adalah kenyataan yang kita hadapi bersama, seprofesional apapun penampil sangat besar kemungkinan dia akan terserang demam panggung baik dalam skala besar maupun kecil. Dan itu adalah suatu hal yang normal, yang dihadapi semua orang yang merasa harus memberikan yang terbaik pada pertunjukan yang ia ikuti. (more…)
Pendekatan Publikasi Baru Pertunjukan 20 March 2009
Posted by mikebm in Art, Opinion, music media.Tags: event, facebook, konser, Publikasi, twitter
add a comment

Kita tahu bahwa viral marketing yang dilakukan dari mulut ke mulut adalah suatu hal yang penting dilakukan terlebih di dunia pertunjukan seni seperti seni musik.
Selama ini seringkali publikasi konser dilakukan dengan menyebar e-mail ke milis-milis penggemar musik. Tapi nampaknya baik di Indonesia maupun luar negeri kecenderungan ini sudah mulai berubah, atau lebih tepatnya sudah bermetamorfosis. (more…)
Pedulikah Kita dengan Akustik? 18 March 2009
Posted by mikebm in Music, Opinion, Performance Venues.Tags: akustik, gedung konser
1 comment so far
~ terinspirasi dari sini

Sejauh manakah kita peduli terhadap akustik suatu gedung? Adalah suatu kewajiban bagi penampil apabila ia harus memperhatikan akustik suatu gedung pertunjukan dan melakukan penyesuaian permainan atas blueprint akustik tersebut.
Akan tetapi sudahkah kita memperlakukan gedung dan akustiknya sebagai sebuah hal organik dan bukan cetak biru belaka? Mengulik gedung itu sendiri dan bukan pemain yang didalamnya? (more…)